Breaking News

Napi Melahirkan Bayi di Sel Penjara Tanpa Bantuan, Mengaku Tak Dirisaukan Petugas saat Minta Tolong

Seorang narapidana wanita mengajukan tuntutan kepada pemerintah karena melahirkan bayi sendiri di sel tahanan.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
patch.com
ilustrasi - Napi Melahirkan Bayi di Sel Penjara Tanpa Bantuan, Mengaku Tak Dirisaukan Petugas saat Minta Tolong 

Seorang narapidana wanita mengajukan tuntutan kepada pemerintah karena melahirkan bayi sendiri di sel tahanan

TRIBUNMADURA.COM - Seorang narapidana wanita mengaku harus melahirkan di selnya tahanannya.

Narapidana wanita yang diketahui bernama Diana Sanchez mengaku melahirkan anak di sel tahanannya tanpa perawatan medis.

Diana Sanchez menuduh jika petugas penjara tidak peduli saat dirinya melahirkan sendiri di dalam sel.

Alasan Penumpang Garuda Indonesia Dilarang Bawa Laptop Macbook Pro ke Pesawat, Perhatikan Risiko ini

Narapidana Kasus Perampokan Nekat Telan Ponsel Lengkap dengan Chargernya, Terkuak Alasan Tindakannya

Dikutip TribunWow.com (Grup TribunMadura.com) dari theguardian.com, Sabtu (31/8/2019), Diana Sanchez diketahui mengajukan tuntutan kepada pemerintahan Kota Devender atas apa yang ia alami itu,  Rabu (28/9/2019).

Persoalan ini berawal dari Diana yang ditangkap pada 14 Juli 2018 saat sedang hamil delapan bulan dengan tuduhan penipuan identitas.

Diana pun ditahan sambil menunggu jadwal persidangan di Penjara yang berada di Kota Denver, Colorado, Amerika Serikat.

Di suatu pagi tepatnya pada 31 Juli 2018, Diana mengalami sakit perut hebat dan merasa akan segera melahirkan.

Diana kemudian berusaha untuk meminta bantuan kepada petugas penjara dengan berteriak.

Pembunuh Bayaran Disewa Wanita untuk Bantu Bunuh Diri, Tapi Berakhir Jatuh Cinta kepada Kliennya

Terungkap Penyebab DPP PDIP Belum Tunjuk Sosok Ketua DPRD Jatim, Sudah Ada 3 Nama yang Diusulkan

Namun tidak ada satupun petugas penjara yang datang ke selnya.

Pada saat ia kembali meminta bantuan kepada petugas penjara dan memberitahukan bahwa air ketubannya sudah pecah petugas hanya memberikannya pembalut dan kain.

Petugas penjara itu bahkan hanya memberikannya melalui celah-celah sel tanpa membuka pintu.

Tak hanya itu, Diana juga harus melahirkan sendirian di dalam sel tanpa ada seorang pun yang membantunya.

Setelah ia berhasil melahirkan bayinya sendirian, seorang perawat baru masuk ke dalam sel Diana.

Kemudian Diana dan bayinya dibawa ke rumah sakit dengan ambulans.

ilustrasi penjara
ilustrasi penjara (thehindu.com)

Setahun kemudian Diana mengajukan kepada pemerintahan Denver lewat pengacaranya, Mari Newman.

Tidak hanya menuntut pemerintahan Denver, ia juga mengajukan tuntutan kepada Pusat Kesehatan Denver serta enam petugas penjara dan seorang perawat.

"Menggolongkan seseorang untuk sebuah perawatan medis adalah lelucon," kata Mari Newman.

"Apa yang seharusnya menjadi sebuah hari paling membahagiakan dalam hidupnya justru berubah menjadi hari yang diisi dengan teror, rasa sakit, dan penghinaan yang tidak perlu, yang terus membuatnya merasakan trauma emosional yang berkelanjutan," lanjutnya.

Guguatan yang diajukan oleh Diana berisi mengenai pejabat penjara yang kejam dan tidak memiliki rasa belas kasihan.

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Program Sumur Wakaf akan Digagas di Wilayah Kabupaten Malang

5 Mobil Tangki Air Bersih Siap Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Malang

Saat Diana sudah mengalami pecah air ketuban petugas tidak segera mambawa Diana ke rumah sakit.

Dalam gugatan itu juga dituliskan mengenai tidak ada seorang perawat yang menghangatkan bayi ataupun membersihkan lendir dimulut bayinya itu.

Selain itu para petugas di penjara juga tidak memiliki alat untuk memotong tali pusar bayi.

Tali pusar bayi baru dipotong saat petugas pemadam kebakaran datang 15 menit kemudian.

Sebuah video saat Diana tangah menahan sakit serta saat ia melahirkan juga telah dirilis secara legal.

Diketahui dalam video tersebut proses melahirkan berlangsung sekitar enam jam dan petugas baru membawa Diana dan bayinya ke rumah sakit 30 menit kemudian.

BTS Rajai Brand Idol Group Korea Selatan Bulan Agustus, Kalahkan TWICE, Red Velvet, hingga EXO

Pakaian Kotak-Kotak Red Velvet Mirip dengan Milik Brand Paris 99, SM Entertainment Dituding Plagiat

Padahal Diana sudah meminta tolong sebanyak delapan kali kepada petugas penjara.

Sedangkan sebuah pemeriksaan yang dilakukan setelah insiden tersebut mengatakan bahwa petugas yang tergugat sudah mengambil tindakan tepat.

Mereka sudah mengikuti peraturan dan prosedur yang sesuai menurut Departemen Kepolisian Denver.

Pernyataan pihak dari investigasi itu dilakukan pada November 2018.

Sedangkan tahun ini pada 2019, Departemen Kepolisian Denver mengatakan bahwa mereka telah mengubah kebijakannya untuk memastikan narapidana hamil yang berada dalam tahap persalinan segera dibawa ke rumah sakit.

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul: Hamil Besar saat Ditangkap, Wanita Ini Melahirkan Sendirian di Dalam Sel Tanpa Bantuan Petugas Medis

Kusnadi Terpilih Jadi Ketua DPRD Jatim Sementara, Targetkan 21 September Dewan Kerja Sesuai Fungsi

Massa PMII Jawa Timur Geruduk Gedung DPRD Jatim, Bawa Daftar 9 Tuntutan untuk Anggota Legislatif

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved