Breaking News:

Berita Jatim

AWAS, Puncak Musim Kemarau di Jawa Timur Terjadi pada Bulan Oktober, Simak Himbauan & Prakiraan BMKG

AWAS, Puncak Musim Kemarau di Jawa Timur Terjadi pada Bulan Oktober, Simak Himbauan dan Prakiraan BMKG

serambinews.com
Ilustrasi - AWAS, Puncak Musim Kemarau di Jawa Timur Terjadi pada Bulan Oktober, Simak Himbauan dan Prakiraan BMKG 

AWAS, Puncak Musim Kemarau di Jawa Timur Terjadi pada Bulan Oktober, Simak Himbauan dan Prakiraan BMKG

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Jawa Timur akan terjadi pada bulan Oktober 2019 nanti.

Aminudin Al Roniri, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Malang mengungkapkan, rata-rata daerah di Jawa Timur baru akan turun hujan pada bulan November.

Jika hujan baru turun pada awal bulan November maka daerah yang mengalami kekeringan paling panjang adalah daerah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dengan lama waktu tidak turun hujan adalah 144 hari.

Setelah itu diikuti kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang dengan 138 hari lalu Kecamatan Dlangu, Kabupaten Mojokerto 125 hari diikuti daerah lainnya.

"Ada beberapa daerah yang langganan setiap tahun seperti itu (kekeringan). Harusnya Pemda setempat sudah mengambil kebijakan, misalnya sumur bor, embung, dan lainnya," ucap Aminudin Al Roniri, Selasa (3/9/2019).

Aminudin Al Roniri melanjutkan, saat musim pancaroba pada November nanti cuaca akan relatif buruk mulai dari puting beliung, badai, dan hujan lebat disertai petir.

"Itu bisa terdeteksi dari kami dan akan dikeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem satu jam sebelum terjadi. Setelah itu akan diupdate setiap jamnya. Bergerak ke mana apakah meluas atau juga sudah hilang," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved