Berita Pamekasan

Digeruduk Warga Soal Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Camat Waru Pamekasan Akhirnya Angkat Bicara

Digeruduk Warga Soal Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Camat Waru Camat Waru Mohammad Jasin di Pamekasan Akhirnya Angkat Bicara.

Digeruduk Warga Soal Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Camat Waru Pamekasan Akhirnya Angkat Bicara
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ratusan massa dari Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, saat menggeruduk Kantor Kecamatan Waru, Senin (2/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Camat Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura akhirnya angkat bicara terkait aksi masyarakat di Desa Tlonto Ares yang menyoal dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Camat Waru Mohammad Jasin, Selasa (3/8/2019) mengatakan, terkait data DD dan ADD yang dipersoalkan oleh sejumlah massa itu yang dimulai dari tahun 2013-2015 tidak ada.

Menurutnya, kalau dana desa dan alokasi dana desa itu dimulainya tahun 2015 ke belakang.

"Jadi untuk DD dan ADD di tahun 2013 itu tidak ada. Terkait permintaan data DD dan ADD itu yang diminta oleh sejumlah massa nanti akan kami komunikasikan dengan pihak kabupaten. Bahwa permintaan data itu sudah ada aturannya tidak serta-merta kita menyampaikan dan memberikan," tegas Camat Waru Mohammad Jasin.

Massa Geruduk Kantor Kecamatan Waru Pamekasan, Sampaikan Dugaan Mafia dan Aksi Merobek SK Bupati

Mark Up Proyek Dana Desa, Kades dan Kaur Keuangan di Pasuruan Dituntut Empat Tahun Penjara

Kades Di Gresik Terbukti Korupsi Dana Desa Rp 244 Juta, Dihukum Setahun Penjara

Sebelumnya, sejumlah masyarakat Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar aksi demonstrasi ke kantor Kecamatan setempat pada, Senin (2/9/2019).

Dalam aksinya, mereka menyoal terkait dugaan penyelewengan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) yang terjadi di Desa Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Pamekasan.

Dalam orasinya, Marsuto Alfianto menyatakan, bahwa kedatangannya adalah untuk meminta pertanggungjawaban dan kalrifikasi terkait penggunaan DD dan ADD oleh pemerintah Desa Tlonto Ares.

Alfian, sapaan Marsuto Alfianto menjelaskan, bahwa penggunaan DD dan ADD pemerintahan Desa Tlonto Ares banyak yang janggal.

Terutama, kata Alfian, dalam pekerjaan fisik, seperti; pembangunan lapangan dan pengadaan listrik.

Namun keberadaannya tidak jelas dan ada data yang dimanipulasi.

"Kami datang ke sini untuk meminta dan menuntut keadilan kepada Camat Waru terkait penggunaan dana desa," ungkapnya.

Aksi semakin memanas, sementara pihak Kecamatan Waru tidak cepat menemui massa aksi.

Para pendemo, termasuk emak-emak ikut bergiliran melakukan orasi dan menyampaikan tuntutannya di depan Kantor Kecamatan Waru sembari meminta Camat Waru segera menemuinya.

"Kepada Camat, Kasi Pemerintahan untuk segera menemui masyarakat. Kami hanya meminta keadilan dan penjelasan dari Camat sebagai bapak masyarakat," tegasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved