Berita Sumenep

Jam Sekolah Dua Siswa SMA Sumenep ini Pilih Ngamar di Kos, ada Pemandangan Janggal saat Pintu Dibuka

Saat Jam Sekolah Dua Siswa SMA Sumenep ini Pilih Ngamar di Kos, ada Pemandangan Janggal saat Pintu Dibuka.

Jam Sekolah Dua Siswa SMA Sumenep ini Pilih Ngamar di Kos, ada Pemandangan Janggal saat Pintu Dibuka
TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Dua siswa SMA yang bolos sekolah ketika sedang dilakukan pembinaan di kantor Pol PP Sumenep, Madura, Selasa (3/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Satpol PP Sumenep terus melakukan upaya penertiban siswa yang gemar bolos sekolah di Kabupaten Sumenep, Madura.

Hasilnya, Satpol PP Sumenep Madura berhasil merazia dua siswa SMA. Keduanya terkena razia petugas , Senin (3/9/2019) di rumah kos Jalan Barito Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep pukul 10.30 WIB.

Dua siswa tersebut berinisial SL (16) dan DN (16). Keduanya sama-sama Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep dan diamankan saat sedang asyik bolos sekolah dan memilih berada di dalam kamar kos ketika waktu jam sekolah.

"Dua siswa ini kami amankan saat berada dalam rumah kos sedang bolos tidak masuk sekolah saat jam aktif sekitar pukul 10.30 WIB," kata Nur Hartatik, Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sumenep saat dikonfirmasi TribunMadura.com.

Nur Hartatik mengatakan, dua siswa salah satu sekolah SMA di Kabupaten Sumenep ini digrebek sedang merokok dan tiduran di dalam kamar kos.

"Tidak melakukan minuman keras, hanya merokok, tiduran saja dalam kamar kos itu. Kami amankan dan berikan pembinaan agar anak-anak ini tertib tidak bolos sekolah," katanya.

Dua siswa yang tertangkap itu langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Sumenep.

Setelah itu, petugas mengabari pihak sekolah dan orang tua siswa yang membolos tersebut untuk diberikan pembinaan.

"Kalau dari kami ada pembinaan dan kami laporkan langsung ke pihak sekolahnya," kata Nur Hartatik.

Nur Hartatik berharap, hal itu ada efek jera untuk para siswa tersebut dan mereka tidak membolos lagi.

"Kami berharap anak - anak tidak bolos lagi dan pada orang tuanya juga perketat pengawasan demi anak bangsa berpotensi," harapnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved