Berita Sampang

Ribuan Petani Garam dari 3 Kabupaten di Madura Geruduk Kantor Pemprov Jatim, ini Poin Aksi Mereka

Ribuan petani garam dari tiga kabupaten di Madura dijadwalkan melakukan aksi di depan kantor Pemprov Jatim.

Ribuan Petani Garam dari 3 Kabupaten di Madura Geruduk Kantor Pemprov Jatim, ini Poin Aksi Mereka
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Massa petani garam bersiap melakukan aksi dari Kantor DPRD Sampang di Jalan Wijaya Kusuma Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Rabu (4/9/2019). 

Ribuan petani garam dari tiga kabupaten di Madura dijadwalkan melakukan aksi di depan kantor Pemprov Jatim

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Ribuan petani garam dari tiga kabupaten di Madura bersiap melakukan aksi di halaman Pemprov Jatim, Rabu (4/8/2019).

Ribuan petani garam itu berangkat dari Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep untuk menyuarakan aspirasinya ke Pemprov Jatim.

Pantauan TribunMadura.com, sekitar 08.00 WIB, tampak ratusan petani garam berkumpul di depan Kantor DPRD Sampang di Jalan Wijaya Kusuma Kecamatan/Kabupaten Sampang.

Bima Aryo Bantah Anjing Belgian Malinois Miliknya Rabies, Sebut Sparta Tak Punya Ciri Penyakitnya

Tampak juga kendaraan berupa truk, Elf, dan mobil pribadi, terparkir di bibir jalan tersebut.

"Aksi ini untuk menyampaikan aspirasi, bahwa dari sembilan perusahaan yang melakukan MOU sampai saat ini belum melaksanakan MOU tersebut," ujar Ketua Forum Petani Garam Madura, Yanto.

Ia menjelaskan bahwa MOU itu tentang penyerapan garam rakyat dengan jumlah yang sudah ditentukan.

MOU tersebut disaksikan bersama antara Kementerian, Pemprov Jatim, perusahaan, dan petani garam.

Pertamina Bakal Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 Kg, Atasi Kelangkaan yang Terjadi di Kota Malang

"Tapi kenyataannya sampai sekarang belum dilakukan. Padahal sudah jelas dari Juni 2019 sampai Juli 2020 akan menyerap garam rakyat 1.100.000 ton," jelasnya.

Yanto menambahkan, pihaknya meminta difasilitasi ke Polda Jatim untuk mengundang sembilan perusahaan itu agar pihaknya mampu menyampaikan keluhnya.

"Harapan kami perusahaan segera mengeksekusi MOU yang sudah ditandatangani," tuturnya.

Namun, jika MOU tersebut tetap tidak dieksekusi, pihaknya berjanji akan menggelar aksi yang massa yang lebih besar lagi.

"Kalau sampai tidak melaksanakan, kami akan mengumpulkan petani garam yang jumlahnya lebih besar lagi," pungkasnya.

Satlantas Polres Sampang Jaring Ratusan Pengendara hingga Hari Keenam Operasi Patuh Semeru 2019

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved