Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Tulungagung

Mancing Ikan di Sungai Brantas, Erick Malah Dapat Bom Aktif Seberat 50 Kilogram Sisa Perang Dunia II

Mancing Ikan di Sungai Brantas, Erick Malah Dapat Bom Aktif Seberat 50 Kilogram Sisa Perang Dunia II

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/DAVID YOHANES
Personil TNI memeriksa bom, usai diangkat dari Sungai Brantas. 

Mancing Ikan di Sungai Brantas Tulungagung, Erick Malah Dapat Bom Aktif Seberat 50 Kilogram Sisa Perang Dunia II

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Seorang pemancing bernama Erick (34), menemukan sebuah bom di tepi Sungai Brantas, Desa/Kecamatan Ngantru, Kamis (5/9/2019), pukul 16.00 WIB.

Warga Kelurahan Tamanan, Kecamatan Tulungagung ini baru melaporkan temuan ini pukul 19.00 WIB.

Bom ini diperkirakan sisa perang dunia ke-2, yang gagal meledak saat dijatuhkan dari pesawat.

Bom ini awalnya berada di dalam air, di tepi aliran Sungai Brantas.

Tepatnya di antara jembatan Ngujang 1 dan jembatan kereta api Ngujang.

HOROR saat Laga Persik Kediri Vs PSIM Jogja: Ada Bom Molotov dan Sajam, Puluhan Suporter jadi Korban

LUMAJANG MEMANAS 4 Bulan Jelang Pilkades, 3 Rumah Warga Dilempar Bom Ikan Dalam Operasi Jelang Fajar

Sejumlah personil TNI dipimpin Pelda Sumardani kemudian menarik bagian ekor bom, dan mengeluarkannya dari dalam air.

Senjata peledak ini mempunyai panjang sekitat 1 meter, dan diameter 40 sentimeter.

Menurut Sumardani, bom diyakini masih aktif sehingga berbahaya.

"Beratnya sekitar 50 kilogram. Kami angkat dulu agar memudahkan evakuasi," ujar Sumardani.

Saat ini mortir dipasang garis polisi, dan menunggu tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Brimob Polda Jatim. (David Yohanes)

Kendarai Honda Revo, Sekeluarga di Kediri Korban Tabrak Lari Truk, Ibu Anak Tewas Suami Luka Parah

Sekolahkan SK, Tiap DPRD Jatim Dapat Pinjaman Rp 1,8 M dari Bank Jatim, Mau Lebih Besar Juga Bisa

Brace Alberto Goncalves Sia-sia, Malaysia Pecundangi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved