Breaking News:

Berita Surabaya

Fakta Baru Veronica Koman, Tersangka Provokasi Isu Papua Kuliah di Luar Negeri Pakai Beasiswa Negara

Polda Jatim Ungkap Fakta Terbaru Veronica Koman, Tersangka Provokasi Isu Papua Ternyata Kuliah S2 di Luar Negeri Dengan Beasiswa dari Pemerintah

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Mujib Anwar
twitter.com/papua_satu
Polda Jatim Ungkap Fakta Terbaru Veronica Koman, Tersangka Provokasi Isu Papua Ternyata Kuliah S2 di Luar Negeri Dengan Beasiswa dari Pemerintah 

Polda Jatim Ungkap Fakta Terbaru Veronica Koman, Tersangka Provokasi Isu Papua Ternyata Kuliah S2 di Luar Negeri Dengan Beasiswa dari Pemerintah

TRIBUNAMADURA.COM, SURABAYA - Polda Jatim mengungkap, keberadaan tersangaka baru penyebar ajakan provokatif mengenai isu Papua, Veronica Koman di luar negeri, ternyata untuk kepentingan pendidikan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengungkap, Veronica Koman sejak tahun 2017 telah menerima beasiswa pendidikan dari Pemerintah Indonesia untuk berkuliah di luar negeri.

Luki belum menyebut secara terang negara yang dimaksud.

Hanya saja ia memastikan jikalau negara tersebut terbilang sebagai negara tetangga.

"Kami akan melihat minggu depan ini masih proses penyidikan jangan sampai kami kesulitan yang jelas negara tetangga dan sangat dekat juga dan banyak melakukan kegiatan kegiatan LSM," katanya saat ditemui awakmedia di Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Sabtu (7/9/2019).

BREAKING NEWS - Dianggap Provokatif Lewat Medsos, Polda Jatim Tetapkan Veronica Koman jadi Tersangka

Polda Jatim Blokir Twitter, Paspor dan Rekening Tersangka Kasus Provokasi Isu Papua Veronica Koman

Luki juga menambahkan, beasiswa pendidikan itu untuk pendidikan Veronica Koman magister bidang Hukum.

"Dapat beasiswa dari negara kita dan sekolah mengambil bidang hukum atau S2 hukum," ujarnya.

Namun, ungkap Luki Hermawan, selama kurun waktu tiga tahun menerima beasiswa magister dari Pemerintah Indonesia, Veronica Koman tidak pernah memberikan bukti laporan pertanggungjawaban secara formal mengenai penggunaan dana beasiswa tersebut kepada pihak Pemerintah Indonesia.

"Dan yang bersangkutan selama mendapat beasiswa sejak 2017 ternyata tidak pernah aktif atau tidak pernah laporan sebagaimana seorang mahasiswa yang mendapat bantuan Ini," ungkapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved