Berita Surabaya
Biaya Progresif Umrah Rp 7,6 Juta Dihapus Diganti Visa Kunjungan: Jangan Naikkan Harga Dalih Aturan
Biaya Progresif Umrah Rp 7,6 Juta Dihapus, Diganti Bayar Biaya Visa Kunjungan, Amphuri: Jangan Naikkan Harga Berdalih Aturan Baru
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Mujib Anwar
Biaya Progresif Umrah Rp 7,6 Juta Dihapus, Diganti Bayar Biaya Visa Kunjungan, Amphuri: Jangan Naikkan Harga Berdalih Aturan Baru
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Asosiasi Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri) Jatim mengumumkan dihapuskabnya biaya progresif bagi pengurusan visa jamaah umrah Indonesia.
Kebijakan pemerintah Arab Saudi ini disampaikan menjelang dimulainya musim umrah yang akan dimulai akhir bulan September 2019 ini.
Muhammad Sofyan Arif Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Amphuri Jatim, mengatakan, nilai biaya umrah progresif selama ini harus ditanggung oleh jamaah umrah saat pengurusan visa.
"Dan diperuntukkan bagi jamaah yang berangkat umrah untuk kedua kalinya dan selanjutnya," jelas Sofyan, Jumat (13/9/2019).
Visa umrah progresif itu di harga 2.000 riyal atau sekitar Rp 7,6 juta.
Namun penghapusan biaya progresif umrah itu diganti dengan biaya goverment fee atau pajak untuk pemerintah atas penerbitan visa.
Dengan nilai sekitar 300 riyal atau sekitar Rp 1,2 juta.
"Tapi aturan Government Fee itu untuk semua warga dunia yang masuk ke Saudi Arabia seperti untuk kepentingan umrah, haji bahkan bisnis atau wisatanya pun tetap akan dikenakan Goverment Fee," jelas Sofyan.
Adanya Government Fee ini otomatis membuat biaya perjalanan umrah maupun haji bertambah hingga 491 riyal jika dihitung dengan biaya lainnya atau sekitar Rp 2 jutaan.
“Bagi teman-teman pengusaha travel jangan dibuat aji mumpung dengan menaikkan harga setinggi-tingginya. Yang wajar saja, ya 300 riyal ditambah biaya lainnya maksimal 491 riyal atau maksimal Rp 2 juta,” ungkap Sofyan.
Menurutnya, aturan ini belum terlihat dampaknya bagi bisnis travel umrah.
Sebab perjalanan umroh rata-rata masih di akhir Oktober.
Tetapi Sofyan sekali lagi mengimbau kepada pengusaha travel umrah agar tidak menaikkan harga setinggi-tingginya dengan dalih aturan baru ini.
“Memang ini akan berdampak sebagai biaya tambahan, tetapi calon jamaah umrah di Jatim adalah jamaah yang tidak terpengaruh harga. Totalnya anggota Amphuri Jatim setiap tahun memberangkatkan jamaah umrah hingga 450.000 jamaah," tandas Sofyan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/petugas-menyiapkan-paspor-dan-visa-calon-jamaah-haji-di-surabaya.jpg)