Berita Sumenep

Hampir 2000 Pelanggar Terjaring dalam Operasi Patuh Semeru di Sumenep, Didominasi Sepeda Motor

Selama Operasi Patuh Semeru 2019 di Sumenep, total 1.999 pelanggar selama 14 hari, terhitung sejak 29 Agustus - 11 September 2019.

Hampir 2000 Pelanggar Terjaring dalam Operasi Patuh Semeru di Sumenep, Didominasi Sepeda Motor
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Deddy Eka Aprianto 

Hampir 2000 Pelanggar Terjaring dalam Operasi Patuh Semeru di Sumenep, Didominasi Sepeda Motor

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Selama Operasi Patuh Semeru 2019 di Sumenep, total 1.999 pelanggar selama 14 hari, terhitung sejak 29 Agustus - 11 September 2019.

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Deddy Deddy Eka Aprianto mengatakan kendaraan yang terjaring razia tersebut ditindak dengan teguran hingga ditilang.

"Jumlah penindakan 1.999 pelanggaran, sebanyak 1.817 dikenakan sanksi tilang, dan sisanya sebanyak 182 diberikan sanksi teguran," katanya saat dihubungi. Jumat (13/9/2019).

Dari catatannya, Deddy Eka Aprianto menyebutkan kalau pelanggaran paling tinggi adalah roda dua.

"Pelanggar didominasi oleh pengendara roda dua," katanya

Rinciannya, sebanyak 486 pelanggaran menerobos lalulintas, tidak menggunakan helem sebanyak 422 pengendara dan 61 pelanggar masih dibawah umur.

Dalam kegiatan Operasi Patuh Semeru 2019 ini katanya, ada delapan sasaran yang diantaranya pengendara yang melawan arus, mengoperasikan HP saat berkendara, tidak menggunakan helem SNI, melebihi batas kecepatan, berkendara dibawah pengaruh alkohol dan pengemudi dibawah umur.

"Itu berakibat kecelakaan yang bisa meninggal dunia," katanya.

Untuk diketahui, jumlah pelanggaran tahu ini lebih tinggi tahun lalu atau 2018. Tahun 2018 lalu pelanggar mencapai 4.566 kejadian, dengan rincian tilang 4.278 dan teguran sebanyak 288 kejadian.

"Ada penurunan dibandingkan tahun lalu," kata Deddy Eka Aprianto.

Ikut Gurunya Naik Mobil Datsun Go Panca, Tiga Siswa ini Tewas Seketika Secara Tragis Terseret Kereta

Buntut Hasil Pilkades Pamekasan, Pria ini Bacok Tetangga Menggunakan Celurit Saat di Depan Rumah

Bapak Perintis Teknologi BJ Habibie Ternyata Pendiri Pabrik Kereta PT INKA, Begini Perjuangannya

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved