Berita Sampang

Korsleting Listrik Pasar di Sampang Madura, Sebabkan Kebakaran dan Hanguskan Enam Kios Pasar

Kebakaran tersebut diduga disebabkan adanya konsleting listrik di area belakang pasar, tepatnya di salah satu kios.

Korsleting Listrik Pasar di Sampang Madura, Sebabkan Kebakaran dan Hanguskan Enam Kios Pasar
istimewa
Kondisi sejumlah kios di Pasar Dekondeng Desa Maduleng Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, (12/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebuah kebakaran terjadi di Pasar Dekondeng Desa Maduleng Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura.

Kebakaran tersebut diduga disebabkan adanya konsleting listrik di area belakang pasar, tepatnya di salah satu kios.

Akibat kebakaran terjadi sebanyak enam kios dilahap si jago merah, sehingga menyisakan sisa bangunan yang gosong dan puing-puing atap berserakan di area kebakaran.

Kasi Ops Damkar Satpol PP Kabupaten Sampang, Moh Mahtuh Fathorrohman mengatakan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah konsleting listrik yang bermula dari kios milik Holil.

Bapak Perintis Teknologi BJ Habibie Ternyata Pendiri Pabrik Kereta PT INKA, Begini Perjuangannya

Jangan Biasakan Menaruh Ponsel di Samping Bantal Saat Tidur, Bisa Picu Sakit Otak Hingga Tumor

Nasib PKS di DPRD Sidoarjo, Ditinggal Sendirian Tanpa Teman

Kemudian api cepat membesar dan merembet ke kios yang lain karena kondisi angin yang kencang, di tambah terdapat banyak barang-barang yang mudah terbakar.

Besarnya api sulit di padamkan oleh pihaknya, sehingga mampu di padamkan selama enam jam.

"Kemarin (12/9/209) api mulai membesar sekitar pukul 14.00 WIB dan mampu di padamkan pukul 20.00 WIB," ujar Moh Mahtuh Fathorrohman kepada TribunMadura.com, Jumat (13/9/201).

Saat melakukan pemadaman, ia mengaku kewalahan karena sempat kekurangan air untuk memadamkan api yang begitu besar.

"Di saat itu juga kami langsung menghubungi BPBD untuk mengirimkan beberapa tangki air," ungkapnya.

Moh Mahtuh Fathorrohman menambahkan dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa.

"Namun jika di taksir kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved