Berita Kediri

Mengaku Gemas Lihat Korban, Pria Kediri Cabuli Bocah Usia 5 Tahun Berkali-Kali di Rumahnya

Tersangka kasus pencabulan anak di Kabupaten Kediri mengaku gemas melihat korban ganti pakaian.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tersangka kasus pencabulan anak di Polres Kediri, Jumat (13/9/2019). 

Tersangka kasus pencabulan anak di Kabupaten Kediri mengaku gemas melihat korban ganti pakaian

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Kambali (55), dukun yang mencabuli bocah berusia 5 tahun mengaku gemas saat melihat korban.

Kambali mengaku gemas saat melihat korban sedang berganti baju di depannya.

Melihat korban ganti baju, tersangka langsung melakukan perbuatan cabul.

Dukun Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur sudah Dipenjara di Tahanan Polres Kediri

Tersangka Pencabulan Anak Bersyukur Aksinya Diungkap Polisi, Ucapkan Terima Kasih dan Janji Bertobat

"Saya gemas saat melihat dia ganti baju," ungkap Kambali saat rilis kasusnya di Polres Kediri, Jumat (13/9/2019).

Saat ini, warga Dusun Ringinbagus, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri itu, telah dijebloskan sel tahanan Polres Kediri.

Sebelumnya, kasus pencabulan anak usia 5 tahun itu terungkap setelah adanya laporan dari Ny Sun (35), ibu korban.

Kasubag Humas Polres Kediri, Iptu Purnomo menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Polisi mengamankan barang bukti pakaian milik korban yang digunakan pada saat kasus pencabulan tersebut terjadi.

11 Tahun Lamanya Tiduri 19 Anak Bawah Umur, Kisah Cabul Pengepul Rongsokan Berakhir di Kantor Polisi

Mengaku Tak Dijatah Istri Sebulan, Penambang Pasir Blitar Nekat Cabuli Bocah Perempuan Usia 5 Tahun

"Pelaku sudah kita amankan dan sudah kita tahan di Mapolres Kediri sejak 31 Agustus untuk proses penyidikan lebih lanjut," tegas Iptu Purnomo.

Dari hasil penyelidikan petugas, kasus pencabulan yang menimpa korban telah berulang sampai tiga kali.

Menurut Iptu Purnomo, kejadian pertama berlangsung bulan April, kemudian Juli, dan terakhir 26 Agustus 2019.

Kejadian itu terjadi saat korban pulang dari sekolah dan orangtuanya sedang bekerja.

Yuk Kunjungi Ladies Market di Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Wadah Lengkap Kebutuhan Para Perempuan

Iptu Purnomo memgatakan, pelaku mendatangi korban saat mengetahui korban sedang bermain di teras rumahnya.

Kejadian berikutnya, tersangka mengajak bicara dengan korban, kemudian melakukan perbuatan cabul.

Ia mengatakan, kejadian itu akhirnya diketahui orangtua korban saat mengetahui ada hal yang aneh dari anaknya.

Selanjutnya kasusnya dilaporkan ke aparat kepolisian.(dim)

Pemilik Peternakan Bebek di Dusun Tanggul Tulungagung Protes Dua Kandang Miliknya Ditutup Satpol PP

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved