Berita Sumenep

Nelayan Sumenep Madura Mengeluh Ada Kapal Besar Penangkap Ikan dari Kalimantan, Polisi Lakukan ini

Sejumlah nelayan ikan di Kecamatan/Pulau Sapeken, Sumenep Madura ini mengeluh adanya empat kapal besar yang diduga penangkap ikan dari Kalimantan.

Nelayan Sumenep Madura Mengeluh Ada Kapal Besar Penangkap Ikan dari Kalimantan, Polisi Lakukan ini
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Ilustrasi nelayan di atas perahu 

Nelayan Sumenep Madura Mengeluh Ada Kapal Besar Penangkap Ikan dari Kalimantan, Polisi Lakukan ini

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sejumlah nelayan ikan di Kecamatan/Pulau Sapeken, Sumenep Madura ini mengeluh adanya empat kapal besar yang diduga penangkap ikan dari Kalimantan.

"Kurang lebih satu bulan kami susah menangkap ikan di pulau, karena empat kapal dari Kalimantan itu," kata Muslimin, salah satu nelayan yang mengaku saat dihubungi pada Jumat, (13/9/2019).

Menurutnya, empat kapal penangkap ikan dari Kalimantan itu sering bersandar di perairan Desa Pagerungan kecil, sehingga pihaknya berharap pada pihak berwajib segera melakulan tindakan.

"Dugaan kami empat kapal besar itu telah melanggar, demi kenyamanan para nelayan kami mohon pihak berwenang segera bertindak," harapnya.

Ikut Gurunya Naik Mobil Datsun Go Panca, Tiga Siswa ini Tewas Seketika Secara Tragis Terseret Kereta

Bapak Perintis Teknologi BJ Habibie Ternyata Pendiri Pabrik Kereta PT INKA, Begini Perjuangannya

Buntut Hasil Pilkades Pamekasan, Pria ini Bacok Tetangga Menggunakan Celurit Saat di Depan Rumah

Sementara Kapolsek Sapeken, IPTU Supenu membenarkan jika di pulau sapeken ada empat kapal dari daerah luar. Menurutnya, pihaknya sudah melakukan klarifikasi.

"Menurut pengakuan awal empat kapal itu, tidak menangkap ikan. Tapi kepastiannya kami tidak tahu karena tidak tertangkap di tengah laut," katanya.

Namun menurutnya, untuk menjaga suasana kondusif pihaknya bersama forkopimda setempat sudah memberikan pemahaman pada awak kapal supaya tak menangkap ikan di pulau sapeken karena memang aturan.

"Sudah beri kami pemahaman dan mereka paham, dan sudah berkoordinasi dengan pemilik kapalnya di Kalimantan jika akan segera kembali," katanya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved