Berita Jatim

Bangun Sentra Bisnis Sekelas SCBD di Jakarta, Gubernur Khofifah Rancang Surabaya Megapolitan

Bangun Sentra Bisnis Sekelas SCBD di Jakarta, Gubernur Khofifah Rancang Surabaya Megapolitan

Bangun Sentra Bisnis Sekelas SCBD di Jakarta, Gubernur Khofifah Rancang Surabaya Megapolitan
TRIBUNMADURA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah saat sidak ke kawasan SIER, Surabaya, Jumat (13/9/2019). 

Bangun Sentra Bisnis Sekelas SCBD di Jakarta, Gubernur Khofifah Rancang Surabaya Megapolitan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertekad akan mengembangan Surabaya Megapolitan. Istilah itu akan mengganti dan memfamiliarkan pembangunan konseksitas kawasan Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan, Bangkalan atau yang lebih dikenal dengan Gerbangkertasusila.

Kawasan tersebut akan segera dikoneksikan sarana transportasi kereta yang menjadi salah satu prioritas proyek strategis nasional yang bakal direalisasikan dalam waktu dekat.

Oleh sebab itu, gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini mengatakan, bahwa sentra bisnis akan menjadi hal yang dibutuhkan saat koneksitas Surabaya Megapolitan.

Khofifah ingin di Jawa Timur juga dibuat sentra bisnis sekelas Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta, yang direncanakan akan menjadi muka kawasan bisnis. Rencananya sentra bisnis ini akan dimulai di SIER.

"Saya sudah komunikasikan, bahwa akan ada bagian dari SIER yang akan dijadikan sentra bisnis. Maka saya ingin mesisan supaya dibuat SCBD, kayak di Jakarta," kata Khofifah, Jumat (13/9/2019).

Menurut Khofifah kebutuhan adanya sentra bisnis ini dibutuhkan bukan hanya untuk tiga atau lima tahun ke depan melainkan paling tidak sampai 50 tahun ke depan.

Terutama kalau Gerbangkertasusila sudah terkoneksi, Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri Khusus saling terkoneksi, maka ini sangat strategis.

"Ini menjadi salah satu mandat dari pemerintah terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur. Supaya antr KIK dan KEK ini terkoneksi. Makanya tadi Gerbangkertasusila itu ingin kita kuatkan. Yang kemudian penyebutannya diarahkan menjadi Surabaya Megapolitan, supaya mudah menjadi top of mind masyarakat," kata Khofifah.

Dalam koneksitas Surabaya Megapolitan nanti akan ada public transportation baik barang maupun jasa. Yang kini sedang dimatangkan oleh Pemprov titik mana saja yang harus dilalui dan mana saja yang akan menjadi penghubung utama. Pasalnya desain ini juga tengah ditunggun pemerintah pusat untuk dibahas lebih spesifik.

"Makanya persiapan dalam memastikan rancang bangun percepatan sentra kawasan industri minggu depan harus sudah final," tegasnya.

Ia ooptimistis dengan adanya koneksitas Surabaya Megapolitan, yang kemudian ditunjang dengan adanya sentra bisnis, maka akan menguatkan posisi Jawa Timur. Karenanya sentra sentra bisnis rencanaya akan terus ditambah.

"Titik titik mana yang bisa menjadi sentra bisnis kalau Gerbangkertasusila atau Surabaya Megapolitan ini sudah terkoneksi maka akan sangat strategis. Apalagi kalau ibukota jadi pindah ke Kalimantan, Jatim akan memiliki peluang menjadi sentra bisnis yang sangat strategis," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved