Breaking News:

Liga 1 2019

Denda Arema FC yang Sudah Tembus Rp 545 Juta akan Kembali Bertambah Usai Singo Edan Lawan Borneo FC

Denda Arema FC yang Sudah Tembus Rp 545 Juta Akan Kembali Bertambah Usai Singo Edan Menjamu Borneo FC

TRIBUNMADURA.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Striker Arema FC, Sylvano Comvalius berebut bola dengan Bek Borneo FC, Abdul Rachman dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (13/9/2019). 

"Sejak awal kami sudah menjalankan SOP, kami mewanti-wanti portir, dan berkoordinasi dengan pihak keamanan, tapi ada beberapa suporter yang tidak dapat menahan diri untuk tidak melakukan pelemparan, itu sangat kami sesalkan," kata Abdul Haris Ketua Panpel Arema FC, Senin (16/9/2019).

Haris menjelaskan, dengan perilaku suporter Aremania yang tak dapat menahan diri tentu akan menambah denda yang saat ini sudah sebesar Rp 545 juta.

Jumlah tersebut tentu terbilang sangat besar, karena nantinya diprediksi sanksi denda pelemparan nominalnya lebih besar atau dua kali lipat.

Sebab sebelumnya Arema FC pernah mendapat sanksi karena hal serupa.

Saat laga Arema Vs Persebaya Surabaya, Arema mendapat denda Rp 150 juta karena pelemparan botol dan juga flare tanggal 15 Agustus 2019.

Kemudian saat Arema FC Vs PSIS Semarang, Singo Edan di denda Rp 45 juta karena kembali melakukan pelemparan botol.

"Kami tahu pertandingan kemarin berakhir seri sementara semua ingin untuk laga home seharusnya menang. Tapi seperti diketahui denda yang sudah sangat besar itu seharusnya jadi catatan kita semua. Kalau klub rugi dan menanggung banyak denda tentu nantinya juga akan berpengaruh pada finansial klub," ujarnya.

"Untuk itu kami memohon pada aremania dan aremanita, apapun hasil yang didapat saya mohon bisa menahan diri," tegas Abdul Haris.

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved