Berita Malang

Dua Pelaku Spesialis Pencurian Helm di Kampus Perguruan Tinggi di Malang Benjut Dihajar Massa

Dua Pelaku Spesialis Pencurian Helm di Kampus Perguruan Tinggi di Malang Benjut Dihajar Massa.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/IST
Ilustrasi - Dua Pelaku Spesialis Pencurian Helm di Kampus Perguruan Tinggi di Malang Benjut Dihajar Massa. 

Dua Pelaku Spesialis Pencurian Helm di Kampus Perguruan Tinggi di Malang Benjut Dihajar Massa

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Dua orang diduga pelaku pencurian helm di Universitas Islam Malang (Unisma) tertangkap basah saat melakukan aksinya.

Masyarakat yang geram dengan ulah pelaku pencurian helm di kawasan kampus tersebut kemudian menghajarnya hingga babak belur.

Saksi mata di lokasi Ahmad Nurhasyim menceritakan pelaku pencurian helm telah beberapa kali mencuri di kawasan kampus Unisma.

Penangkapan terhadap pelaku, telah direncanakan oleh para juru parkir dengan melibatkan masyarakat sekitar.

"Sudah beberapa kali mereka itu mencuri helm. Sudah terekam CCTV juga. Jadi setelah mereka tadi masuk, kami sudah mengincar," tutur Ahmad ketika dikonfirmasi TribunJatim.com (Grup Tribunmadura.com), Senin (16/9/2019).

Ia menambahkan modus pelaku pencurian helm adalah berpura-pura sebagai mahasiswa yang berkuliah di Unisma Malang.

Ketika berada di parkiran, mereka mengamati sekitar dan menggasak helm yang berada diatas motor.

"Helm itu dimasukkan di dalam tas. Motor milik pelaku di parkir di luar. Jadi pura-pura gitu kayak mahasiswa," katanya.

Ketika diinterogasi oleh warga, pelaku mengaku sudah 10 kali mencuri helm di Unisma.

Mereka berkomplot sebanyak empat orang dengan peran berbeda.

"Kalau tadi pengakuannya ada yang bertugas mencuri, ada yang jadi jokinya. Mengantar gitu," terang Ahmad.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiono mengakui bahwa ada dua pelaku yang dibawa ke kantornya karena dugaan pencurian helm.

"Betul tadi dibawa kesini," kata Pujiono.

Ia mengatakan kasus tersebut sedang didalami oleh penyidik.

"Nanti kami beri penjelasan ya. Sekarang masih diperiksa," tutup Puji.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved