Breaking News:

Berita Malang

Universitas Brawijaya Malang Siap Drop Out Mahasiswa yang Positif Konsumsi Narkoba

Universitas Brawijaya siap memberikan sanksi drop out kepada mahasiswa yang positif mengonsumsi narkoba.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Instagram/univ.brawijaya
Universitas Brawijaya 

AKBP Agus Irianto mengatakan, tes urin tersebut dapat mendeteksi narkoba jenis apapun termasuk pil koplo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Malang Kota baru saja mengungkap jaringan peredaran pil koplo yang pasar utamanya adalah anak muda terutama mahasiswa.

“Jadi tidak terbatas ampetamine saja tapi narkoba semua golongan termasuk pemakai pil koplo bisa terdeteksi lewat tes urin ini,” katanya.

Mahasiswa Positif Narkoba akan Kena Drop Out

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Imam Santoso, siap memberikan sanksi drop out kepada mahasiswa yang positif mengonsumsi narkoba. 

Daftar 6 Universitas Terbaik Indonesia Terbaru Versi The Times Higher Education, Adakah Kampusmu?

“Sesuai kata pak Rektor, mahasiswa yang positif narkoba akan di DO,” kata Imam Santoso.

Sanksi ini, kata Imam, bertujuan untuk melindungi mahasiswa yang masih ‘bersih’ agar tidak tekontaminasi.

“Karena biasanya penyalahgunaan narkoba itu berkelompok kan. Kalau temennya udah kena, nanti jadi ikut-ikutan,” ucapnya.

Kendati demikian, Imam mengaku akan memaksimalkan pencegahan lewat sosialisasi bahaya narkoba kepada mahasiswa. 

“Prinsip kami pencegahan yang utama,” tutupnya.

Pemuda Surabaya selama 4 Hari Jualan Sabu, Dagangannya Belum Laku Tapi sudah Ditangkap Polisi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved