Kasus Kecelakaan

Ngebut Pakai Honda Supra di Sidoarjo, 2 Siswa SMP Panik Lihat Truk Isuzu dan Berakibat Sangat Fatal

Ngebut Pakai Honda Supra di Sidoarjo, Dua Siswa SMP Panik dan Gelagapan Lihat Truk Isuzu dan Berakibat Sangat Fatal.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/KUKUH KURNIAWAN
Sepeda motor Honda Supra pelajar SMP yang mengalami kecelakaan di Sidoarjo saat dievakuasi petugas kepolisian, Selasa (24/9/2019). 

Ngebut Pakai Honda Supra di Sidoarjo, Dua Siswa SMP Panik dan Gelagapan Lihat Truk Isuzu dan Berakibat Sangat Fatal

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Berhati-hatilah bagi orang tua agar tidak sembarangan melepas anaknya yang masih dibawah umur untuk berkendara di jalan raya, karena kecelakaan bisa menyergap sewaktu-waktu.

Seperti yang terjadi di Jalan Raya Sirapan, Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, tepatnya di depan Pabrik Karoseri Nugraha, Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo.

Akibat tak dapat menguasai endaraan sepeda motor Honda Supra yang dikendarai, dua anak yang berboncengan dan masih duduk di bangku SMP alias siswa mengalami kecelakaan cukup fatal.

Kapolsek Balongbendo Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto, mengatakan kecelakaan bermula ketika dua remaja, yaitu Nur Faizan (13) dan Bayu Putra (13), warga Desa Kemangsen, berboncengan naik motor Honda Supra W 6607 XG.

"Korban saat itu melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Mojokerto ke Surabaya. Korban melaju cukup kencang," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup Tribunmadura.com), Selasa (24/9/2019).

Saat melaju tersebut, dari arah berlawanan datang Truk Isuzu nopol B 9415 KXS yang dikemudikan Sugeng Wahjono (51) warga Surabaya.

"Truk Isuzu tersebut hendak berbelok ke kanan menuju pabrik karoseri.

Namun ternyata korban tak dapat menguasai kendaraannya dan menabrak bagian samping truk," jelasnya.

Akibatnya, sepeda motor Honda Supra korban mengalami rusak cukup parah.

Dampaknya dua siswa SMP yang mengendarainya mengalami luka luka.

Dijelaskan Sugeng, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan lalu lintas ini.

Namun pengendara motor Honda Supra dan yang dibonceng mengalami luka-luka.

"Pengendara dan yang dibonceng masih dibawah umur mengalami luka di bagian kepala dan bibirnya.

Kedua korban langsung dibawa menuju RS Anwar Medika untuk mendapat pertolongan," ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada para orang tua agar tidak mengijinkan anaknya yang masih dibawah umur dan tidak memiliki SIM untuk mengendarai kendaraan bermotor.

"Anak dibawah umur belum bisa mengatasi masalah yang terjadi di jalan raya. Jadi jangan diijinkan membawa kendaraan bermotor, sangat berbahaya," pungkas Kompol Sugeng Purwanto.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved