Berita Magetan

Monumen Pancasila di Alun-alun Magetan 'Ditutup' Kain Hitam

Monumen Pancasila di Alun-alun Kabupaten Magetan Jawa Timur 'Ditutup' Kain Hitam

Monumen Pancasila di Alun-alun Magetan 'Ditutup' Kain Hitam
TRIBUNMADURA/DONI PRASETYO
Monumen Pancasila Sakti di Utara Alun-alun Magetan, menghadap patung setengah badan Pahlawan Suryo, di bagian butir atau sila Pancasila ditutupi kain hitam, Senin (30/9/2019). 

Monumen Pancasila di Alun-alun Magetan 'Ditutup' Kain Hitam

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Monumen Pancasila di alun-alun Magetan bagian butir alias 5 sila nya ditutup kain hitam. Sedang burung Garuda masih tetap terlihat.

Penutupan 5 sila Pancasila pada Monumen Pancasila itu, karena sebagian huruf atau lapisan monumennya rusak.

"Mestinya kain penutupnya jangan hitam. Karena konotasinya kain hitam itu "berduka" atau hal tidak baik," kata Atma Emanuel, tokoh masyarakat Magetan yang mengusulkan berdirinya Monumen Pancasila di Alun-alun Megatan itu, kepada Surya (Grup Tribunmadura.com), Senin (30/9/2019).

Menurut Emanuel, begitu biasa dipanggil, kalau butir dan sila Pancasila ditutup kain hitam, mestinya seluruhnya, termasuk lambang burung Gaduda.

Kalau hanya butir dan sila Pancasila yang ditutup, sebaiknya menggunakan kain putih.

"Mestinya penutupnya kain putih, agar punya arti yang positif. Kalau hitam kan setiap orang tahunya lambang duka.

Sekalian kalau butir butir Pancasila ditutup kain hitam, semuanya, termasuk lambang burung Garuda Pancasila," kata Ketua Lembaga Kerja "Kresna" ini.

Dikatakan Emanuel, penutupan butir butir di Garuda Pancasila dengan kain hitam itu sudah dilakukan lebih dari dua pekan.

Kalau itu kerusakan huruf huruf atau mengelupasnya lapisan tembok monumen tidak sampai sepekan sudah rampung.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved