Breaking News:

Berita Surabaya

Massa Alumni SMA Surabaya Bersatu Minta Pelantikan Jokowi-Maruf Amin Dilakukan Tepat Waktu

Massa yang tergabung dalam Alumni SMA Surabaya Bersatu menyuarakan agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dilakukan tepat waktu.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Ketua Umum ASSB Arif Yani didampingi Sekretaris ASSB, Noviana saat Ditemui Usai Aksi di Depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (1/10/2019) 

Massa yang tergabung dalam Alumni SMA Surabaya Bersatu menyuarakan agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dilakukan tepat waktu

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Massa yang tergabung dalam Alumni SMA Surabaya Bersatu (ASSB) menggelar aksi damai di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya, Selasa (1/10/2019).

Mengenakan dress code merah putih, mereka menyuarakan agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi-Maruf Amin harus dilakukan tepat waktu.

Hal tersebut disuarakan oleh kelompok pendukung Jokowi-Maruf Amin tersebut, karena menilai hari-hari ini sejumlah pihak menyuarakan agar pelantikan presiden dan wakil presiden ditunda.

Bidan Selingkuh Dengan Dokter di Mojokerto, Digerebek Suami Lagi Asyik Berduaan di Kamar Kontrakan

Parkir di Bahu Jalan Depan Rumah, Mobil Toyota Avanza Sudah Raib Saat Subuh, Korban Beberkan Ciri

Mulanya Adik Mengira Kakaknya Buang Air Besar di Kandang Kambing, Namun Malah Berujung Histeris

"Pembatalan pelantikan adalah framming dari pihak sana, tapi jangan lupa bahwa Pak Jokowi mempunyai banyak pendukung yang siap mengawal pelantikan," ucap Ketua Umum ASSB, Arif Yani saat ditemui usai aksi.

Arif Yani mengatakan, Jokowi-Maruf Amin sudah melalui Pemilihan Umum yang konstitusional, sehingga ASSB akan tetap mengawal hasil Pemilu 2019 tersebut.

"Jangan sampai ada tunggangan yang bersifat radikal," ucap Arif Yani.

Arif mengimbau agar Gurbernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memperingatkan para guru SLTA yang siswanya ikut turun aksi.

"Jangan sampai aksi mereka dipolitisasi kelompok anti demokrasi, tugas mereka adalah belajar," ucapnya.

Karyawan Beli Kamera Anti Air Demi Rekam Wanita Pujaan Sedang Mandi, Taruh Kamera di Kotak Sampah

Lihat Pacar Jalan Dengan Temannya Sendiri di Kampus, Mahasiswa di Surabaya Divonis 2 Bulan Penjara

Arif Yani juga meminta ketegasan TNI dan Polri melakukan tindakan-tindakan yang tegas jika ada aksi anarkis yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Halaman
1234
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved