Berita Sampang

Warga Sampang Madura Terpaksa Dijemput dan Pulang Kampung Pasca Kerusuhan di Wamena, Papua

Namun, jumlah tersebut tidak semua warga Sampang yang merantau dipulangkan, melainkan saat ini masih ada di lokasi kerusuhan tersebut.

Warga Sampang Madura Terpaksa Dijemput dan Pulang Kampung Pasca Kerusuhan di Wamena, Papua
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana warga Sampang yang di pulangkan dari Wamena, Papua, di Kantor Dinas Sosial Jalan Rajawali Kecamatan/Kabupaten Sampang, (29/9/2019). 

Warga Sampang Madura Terpaksa Dijemput dan Pulang Kampung Pasca Kerusuhan di Wamena, Papua

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kerusuhan yang terjadi di Wamena Papua memaksa 34 warga Kabupaten Sampang dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing.

Namun, jumlah tersebut tidak semua warga Sampang yang merantau dipulangkan, melainkan yang saat ini masih ada di lokasi kerusuhan tersebut.

Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Dinas Sosial Sampang, Zainal Fatah mengatakan saat ini masih ada warga Sampang yang berada di Wamena.

"Kami mendapatkan informasi dari pengungsi yang sudah tiba di Sampang kemarin bahwa masih ada warga Sampang yang masih berada di Wamena," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (1/9/2019).

Sedangkan untuk jumlah warga Sampang yang masih ada di Wamena, pihaknya mengaku masih belum mengetahui, namun akan ada lagi penjemputan susulan.

"Melalui Pemrov nanti akan ada jemputan susulan dan kami sudah siap untuk menyambut kedatangan warga Sampang dari Wamena," ungkap Zainal Fatah.

Untuk diketahui, sebelumnya melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur memulangkan warganya dengan menggunakan pesawat hercules milik TNI angkatan udara yang mendarat di Lanumad Ahmad Yani Semarang.

Mulanya Adik Mengira Kakaknya Buang Air Besar di Kandang Kambing, Namun Malah Berujung Histeris

Selalu Waspada Saat Meninggalkan Mobil, ada Modus Baru, Viral Mobil Toyota Avanza Digondol Pencuri

Rumah Diberi Tulisan Keluarga Miskin Penerima Bantuan, Ribuan KK Undur Diri dari PKH, ini Alasannya

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved