Breaking News:

Berita Sampang

Baru Didirikan 2017 Lalu, Sekolah Sungai di Sampang untuk Membantu Atasi Banjir Sudah 'Mati Suri'

Baru Didirikan 2017 Lalu, Sekolah Sungai di Sampang untuk Membantu Atasi Banjir Sudah 'Mati Suri'

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/HANGGARA PRATAMA
Anang Djoenaidi, Kelapa BPBD Sampang. 

Baru Didirikan 2017 Lalu, Sekolah Sungai di Sampang untuk Membantu Atasi Banjir Sudah 'Mati Suri'

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sejak empat bulan terakhir Komunitas Sekolah Sungai di Kabupaten Sampang, Madura terabaikan.

Sekolah Sungai merupakan komunitas yang didirikan pada tahun 2017.

Didirikannya Komunitas Sungai dengan 30 anggota tersebut bertujuan untuk meringankan beban Pemkab Sampang dalam menanggulangi dampak masalah banjir.

"BPBD bermitra dengan sekolah sungai itu untuk sosilaisasi kemasyarakatat agar tidak membuang sampah ke sungai," kata Anang Djoenaidi, Kelapa BPBD Sampang, Jumat (4/9/2019).

Namun, sejak empat bulan terakhir pihaknya tidak pernah lagi bertemu dengan relawan sekolah sungai.

Sebab masih sibuk dan fokus menangani masalah kekeringan di Sampang.

"Empat bulan ini kami fakum belum ketemu teman-teman (relawan sekolah sungai, red), seharusnya tiap tiga bulan kami melakukan pertemuan dengan mereka," ujarnya.

Anang Djoenaidi menambahkan, bahwa anggota relawan sekolah sungai merupakan tenaga relawan, sehingga tidak mendapatkan gaji setiap bulan.

Selain itu, ia mengaku saat ini belum ada anggaran khusus untuk sekolah sungai tersebut.

"Anggarannya tidak ada dan saya sudah membicarakan dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), tapi belum ketemu juga karena anggaran kita sudah tertata," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved