Breaking News:

Berita Pamekasan

Gelar Rembuk Stunting di Pedesaan Pamekasan, Polisi & Tentara Duduk Bareng Aparat Desa: Ini Hasilnya

Gelar Rembuk Stunting di Pedesaan Pamekasan, Polisi/Tentara Duduk Bareng Dengan Aparat Desa: Begini Hasilnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Jajaran Polsek Pegantenan Polres Pamekasan dan Perangkat Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura melakukan kegiatan Rembuk Stunting dan Musyarawah Rencana Kerja Pemerintah (RKP) aula Rumah Kepala Desa Bulangan Timur, Senin (7/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Jajaran Polsek Pegantenan Pamekasan dan Perangkat Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura menggelar Rembuk Stunting dan Musyarawah Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2020.

Kegiatan itu digelar di aula Rumah Kepala Desa Bulangan Timur, Senin (7/10/2019).

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Desa, Hafiluddin, Kasi PMD, Hasan, Bhabinsa Desa Setempat, Sertu I Gede, jajaran perangkat desa setempat, Operator Bulangan Timur, Mahfudi, Bidan Desa Bulangan Timur, Ruskini serta Pendamping Desa, Fathor Rahman, Syaiful Qorik, Agus Kurniawan dan Rismawati.

Pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) ini dihasilkan beberapa pokok program. Diantaranya, pada bidang pembangunan desa meliputi; pengeboran air dan tandon air, pelengsengan dan penerangan jalan.

Sedangkan pada program Stunting seperti yang telah tercanangkan meliputi; Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada ibu hamil, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) gizi, penyuluhan stunting dan pelatihan Guru Paud.

Kapolsek Pegantenan, AKP Junaidi melalui Wakapolsek Pegantenan Ipda Heri Siswanto mengatakan, dirinya tidak setuju bila pencegahan stunting atau kegagalan pertumbuhan pada anak yang dikenal dengan sebutan kekerdilan fisik ini, hanya mengandalkan program pemberian manfaat dari pemerintah.

Menurutnya, masyarakat juga perlu membangkitkan kesadaran pentingnya asupan gizi yang cukup kepada anak, sehingga terhindar dari masalah stunting.

"Kalau menurut saya tidak bisa semua itu dibayarkan (diberikan) oleh pemerintah.

Harus ada kemandirian dari masyarakat dan perlu diketahui bahwa kesehatan itu merupakan kekayaan tak ternilai," katanya.

Oleh karena itu Ipda Heri Siswanto menyarakan, agar semua warga Desa Bulangan Timur turut berperan aktif dalam menjaga kesehatan untuk terhindar dari stunting.

"Kita wajib menjaga dan bisa menjadi dokter bagi diri sendiri, mulai dari menjaga kebiasaan hidup bersih dan sehat serta pola menu makanan empat sehat lima sempurna harus digalakkan lagi," imbaunya.

Lebih lanjut, Ipda Heri Siswanto mengutarakan, saat ini program pemerintah bisa memberikan edukasi terkait program yang dinilai bisa menyadarkan para orang tua akan pentingnya asupan gizi yang baik kepada anak, sehingga terhindar dari stunting.

"Makanan tidak harus mewah dan mahal, akan tetapi makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung nilai gizi yang tinggi, dan saya rasa untuk masyarakat Desa Bulangan Timur tidak akan kesulitan karena di setiap pekarangan rumah mereka banyak sekali sayur-sayuran," sarannya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved