Berita Pamekasan

Bocah TK ini Diajak Keliling Naik Angkot dan Berakhir di Pasar, Nangis Sesenggukan, Gelangnya Hilang

Mujur di antara pedagang di pasar Kolpajung mengenal korban yang saat itu menangis sesenggukan, sehingga memberitahu keluarganya di Bandaran.

Bocah TK ini Diajak Keliling Naik Angkot dan Berakhir di Pasar, Nangis Sesenggukan, Gelangnya Hilang
Daily Sunny
Ilustrasi penculikan 

Bocah TK ini Diajak Keliling Naik Angkot dan Berakhir di Pasar, Nangis Sesenggukan, Gelangnya Hilang

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Gara-gara bocah TK ini mengenakan gelang emas, ia menjadi sasaran dan gelang emasnya hilang karena dicuri.

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Sempat diajak keliling untuk beli es krim, gelang korban malah diambil.

Setelah itu, bocah TK tersebut dibiarkan di tengah pasar.

Hati-hati memakaikan perhiasan emas kepada putrinya yang masih kecil, jika tidak ingin mengalami nasib seperti dialami Nora Alisa Rosita (5), anak semata wayang pasangan suami istri Fahrur Rozi (30) dan Paramita (32), warga Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Rabu (9/10/2019).

Nora, siswi TK Al Mujahidin ini, dibawa kabur seorang wanita paruh baya.

Selain korban dilepas sendirian di tengah-tengah pasar Kolpajung, Kecamatan Kota, Pamekasan, berjarak sekitar 12 km dari rumahnya, perhiasan emas berupa gelang seberat 6,5 gram seharga Rp 3,2 juta, hilang diambil pelaku.

Mujur di antara pedagang di pasar Kolpajung mengenal korban yang saat itu menangis sesenggukan, sehingga memberitahu keluarganya di Bandaran.

Selanjutnya keluarga korban melaporkan kasus membawa lari bocah ini ke Polsek Tlankan, Pamekasan.

Halaman
123
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved