Breaking News:

Ganja Dikabarkan akan Legal di Malaysia untuk Keperluan Medis, Pasca Kasus Hukuman Mati dan Petisi

Tanaman ganja kini menjadi pertimbangan untuk pengobatan medis di beberapa negara, termasuk di antaranya adalah Malaysia.

Kolase TribunMadura.com (Sumber: bergerpaints.com dan science.sciencemag.org)
Malaysia dikabarkan akan melegalkan ganja untuk keperluan medis 

Tetapi dalam beberapa hari, puluhan ribu warga Malaysia telah menandatangani petisi untuk mendukungnya.

Kasus ini mendapat begitu banyak perhatian nasional sehingga perdana menteri Mahathir Mohamad dengan cepat meminta hukuman matinya ditinjau ulang.

Pemerintah Malaysia kemudian mengumumkan akan menghapuskan hukuman mati untuk 32 pelanggaran, termasuk tuduhan narkoba, dan anggota parlemen mulai menyusun undang-undang untuk mendekriminalisasi mariyuana dalam kepentingan pengobatan.

Berbicara kepada Bloomberg tentang potensi perubahan kebijakan pemerintah, Menteri Air, Pertanahan dan Sumber Daya Alam Malaysia, Xavier Jayakumar, mengatakan, "Akan dibutuhkan sedikit dorongan menyangkut topik ini."

"Pandangan pribadi saya adalah jika itu mempunyai manfaat pengobatan, maka itu bisa menjadi barang terkontrol yang dapat digunakan oleh Departemen Kesehatan untuk keperluan resep."

Namun, sejak itu, pemerintah telah membuat sedikit kemajuan untuk memperkenalkan ganja medis.

Baru-baru ini pada Februari tahun ini, wakil menteri kesehatan negara itu menyatakan bahwa tidak ada perusahaan yang terdaftar di kementerian untuk menggunakan produk berbasis ganja untuk tujuan medis.

"Sebelumnya ada satu perusahaan asing yang terdaftar di kementerian untuk mengimpor produk-produk tersebut ke Malaysia bertahun-tahun yang lalu," katanya kepada pers pada Februari.

"Tapi saya pikir setelah itu mereka tidak memperpanjang lisensi mereka. Jadi saat ini, tidak ada."

Itu sampai THC Global Group Ltd. mulai bekerja dengan pemerintah Asia Selatan.

Halaman
123
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved