Berita Tuban
Nongkrong di Warung Kopi saat Jam Pelajaran, 15 Pelajar SMK Tuban Terjaring Razia Sayang Satpol PP
Belasan pelajar di Kabupaten Tuban terjaring razia Operasi Sayang setelah bolos sekolah.
Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Belasan pelajar di Kabupaten Tuban terjaring razia Operasi Sayang setelah bolos sekolah
TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Belasan pelajar di Kabupaten Tuban terjaring razia Operasi Sayang yang dilakukan petugas gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri, Rabu (9/10/2019).
Para pelajar tersebut ditangkap setelah bolos sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
Mereka ditangkap di beberapa titik Warung Kopi yang ada di kawasan perkotaan Kabupaten Tuban.
• Pemasangan Portal dan Patok Besi di Pasar Sepanjang Sidoarjo Dapat Respon Negatif Pedagang & Pembeli
• Pemkot Blitar Setop Izin Pendirian Minimarket Berjejaring, Kuota Minimarket Dibatasi hanya 22 Unit
Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang mengatakan, razia ini adalah upaya untuk menertibkan pelajar yang kerap bolos.
Joko Herlambang menyebut, petugas menemukan 15 pelajar yang kedapatan tidak masuk sekolah dalam kondisi masih mengenakan seragam.
"15 pelajar kita angkut dari warung kopi. Mereka bolos sekolah," ujar Joko Herlambang.
Joko Herlambang menjelaskan, para siswa yang diamankan itu, selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP Tuban untuk dilakukan pendataan.
• Cara Mengaktifkan Mode Gelap Instagram, Pastikan Dulu Pengaturan Layar di Perangkat Ponsel
Pihak guru dari masing-masing siswa nantinya akan dipanggil untuk ikut memberikan pembinaan.
Selain 15 siswa yang diamankan, petugas juga mengamankan 9 motor yang merupakan milik dari para pelajar.
"Ada motor siswa juga yang kita amankan, mereka yang diamankan dari berbagai sekolah di Tuban," pungkasnya.
Sekadar diketahui, dari 15 siswa yang diamankan, 14 di antaranya siswa SMK Swasta dan 1 SMK Negeri.(nok)
• Jalani Visum, Pemeran Wanita dalam Video Dewasa Pelajar SMK Tuban Mengalami Kerusakan Organ Intim