Berita Pamekasan

Bantuan Kandang Ayam dari Kementan di Pamekasan Disunat 20 Persen, Dibantu 500 Ribu Dipotong 100Ribu

Bantuan Pembuatan Kandang Ayam dari Kementrian Pertanian (Kementan) di Pamekasan Disunat 20 Persen, Dibantu 500 Ribu Dipotong 100 Ribu.

Bantuan Kandang Ayam dari Kementan di Pamekasan Disunat 20 Persen, Dibantu 500 Ribu Dipotong 100Ribu
Tribunnews.com
Ilustrasi - Bantuan Pembuatan Kandang Ayam dari Kementrian Pertanian (Kementan) di Pamekasan Disunat 20 Persen, Dibantu 500 Ribu Dipotong 100 Ribu 

Bantuan Pembuatan Kandang Ayam dari Kementrian Pertanian (Kementan) di Pamekasan Disunat 20 Persen, Dibantu 500 Ribu Dipotong 100 Ribu

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Sejumlah warga di Kecamatan Bangkes, Kabupaten Pamekasan, Madura penerima bantuan dana pembuatan kandang ayam dari Kementerian Pertanian (Kementan) dengan nilai masing-masing sebesar Rp 500.000, mengeluhkan adanya pemotongan terhadap bantuan dari Kementan tersebut.

Sebab, pada saat mereka menerima dana pembuatan kandang ayam itu, mereka menandatangani bukti penerimaan lewat kuitansi sebesar Rp 500.000.

Tetapi oknum yang menyalurkan langsung memotong Rp 100.000 alias sebesar 20 persennya untuk tiap penerima dengan alasan yang tidak jelas peruntukannya.

Saat ini, Kementan memberikan kucuran bantuan program paket kepada rumah tangga miskin pertanian (RTMP) di Pamekasan untuk empat kecamatan. Yakni Kecamatan Kadur, Kecamatan, Kecamatan Galis dan Kecamatan Kota Pamekasan.

Program bantuan untuk setiap RTMP ini, berupa 50 ekor ayam, 150 kg pakan ternak, satu paket obat hewan dan uang pembuatan kandang Rp 500.000.

Jumlah penerima bantuan rata-rata di atas 1.000 RTMP, tiap desa.

Seperti yang diungkapkan Mohammad Hafid, warga Desa Bangkes, Kecamatan Kadur Pamekasan, salah seorang penerima bantuan dari Kementan mempertanyakan untuk apa dana mereka dipotong.

Meski nilai potongannya Rp 100.000, namun itu memberatkan bagi penerima.

Warga bersyukur menerima bantuan dana pembuatan kandang.

Halaman
123
Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved