Berita Sumenep

Dinkes Sumenep Panggil Oknum PNS yang Diduga Tinggalkan Istri dan 2 Anaknya selama Empat Tahun

Dinas Kesehatan Sumenep melakukan pemanggilan terhadap seorang PNS bernama SR terkait laporan istrinya.

Dinkes Sumenep Panggil Oknum PNS yang Diduga Tinggalkan Istri dan 2 Anaknya selama Empat Tahun
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kantor Dinas Kesehatan Sumenep, Kamis (10/10/2019). 

Dinas Kesehatan Sumenep melakukan pemanggilan terhadap seorang PNS bernama SR terkait laporan istrinya

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dinas Kesehatan Sumenep melakukan pemanggilan terhadap SR (41).

Pemanggilan itu dilakukan setelah Dinkes Sumenep mendapat laporan dari istri SR, UH (38).

"Kemarin siang langsung memanggil yang bersangkutan (SR) lewat telpon pribadinya," kata Kasubag UP Dinkes Sumenep, Hosaini, Kamis (10/10/2019).

Istri PNS Sumenep Ditinggal Suami 4 Tahun Tanpa Dicerai, Berjuang Hidupi 2 Orang Anak Seorang Diri

Arteria Dahlan Politisi PDIP Pembentak Emil Wantimpres SBY Ternyata Dari Dapil Jatim BEGINI KARIRNYA

Sebelumnya, UH, wanita asal Desa Gua-Gua, Kecamatan Raas, Pulau Raas, mendatangi Kantor Dinkes Sumenep, Rabu (9/10/2019).

Kedatangan UH ke Kantor Dinkes Sumenep untuk melaporkan SR, yang berstatus sebagai PNS di lingkungan Dinkes Sumenep.

Pada kesempatan itu, UH mengaku telah ditelantarkan SR selama empat tahun.

UH mengaku ditinggal bersama dua anaknya dan tidak diberi nafkah oleh suaminya, tanpa diceraikan.

Mengaku Tak Direstui Keluarga, Pria Lajang dan Wanita Bersuami Nekat Tidur di Pos Kamling Desa

Sejumlah Bacakades Pilkades Serentak 2019 dari 5 Desa di Sampang Madura Ikut Tes Tulis dan Wawancara

UH, wanita asal Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura saat di kantor Dinkes Sumenep untuk mengadukan suaminya seorang PNS yang meninggalkannya selama 4 tahun, Rabu (9/10/2019).
UH, wanita asal Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura saat di kantor Dinkes Sumenep untuk mengadukan suaminya seorang PNS yang meninggalkannya selama 4 tahun, Rabu (9/10/2019). (TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA)

"Puskesmas Raas itu merupakan daerah kepulauan dan tidak mungkin kita panggil melalui surat," kata Hosaini.

"Sementara kita lewat telpon dulu dan nanti baru lewat surat secara resmi," tambah dia.

Hosaini mengakui, SR masih aktif bekerja di lingkungan Dinkes Sumenep, yakni di Puskesmas Raas.

"Di sana posisinya ditempatkan di Puskesmas pembantu," ucap dia.

"Tunggu saja prosesnya nanti setelah dilakukan pemeriksaan terhadap SR terkait kebenarannya," katanya.

Masyarakat Diminta Waspada Potensi Angin Kencang dan Pohon Tumbang Menjelang Musim Penghujan

Kapolres Pamekasan Beri Bantuan untuk Warga Kurang Mampu, Ingatkan Bahaya Paham Radikalisme

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved