Breaking News:

Liga 1 2019

Abdul Haris Beber Analisis Alasan Arema FC Terima Banyak Sanksi Denda selama Gelaran Liga 1 2019

Ketua Panpel Arema FC memberikan analisisnya soal banyaknya denda yang diterima timnya selama penyelenggaraan Liga 1 2019.

TRIBUNMADURA.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
Ekspresi pemain Arema FC setelah kalah dari PS Tira Persikabo di Stadion Gajayana, Sabtu (29/6/2019). 

Ketua Panpel Arema FC memberikan analisisnya soal banyaknya denda yang diterima timnya selama penyelenggaraan Liga 1 2019

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris memberikan analisisnya soal banyaknya denda yang diterima timnya selama penyelenggaraan Liga 1 2019.

Abdul Haris menyebut, ada banyak faktor penyulut emosi dan tingkah laku buruk suporter yang akhirnya melakukan pelemparan, menyalakan flare, hingga masuk ke lapangan.

"Banyak hal yang kalau disikapi itu variabelnya, performa tim juga mempengaruhi suporter melakukan pelanggaran," kata Abdul Haris, Minggu (13/10/2019).

Tantang PSM Makassar, Arema FC Berpeluang Bisa Turunkan Johan Ahmat Farizi dan Arthur Cunha

Hamka Hamzah Menepi 2 Pekan, Arema FC Terancam Tanpa Kapten Utama saat Menghadapi PSM Makassar

"Lalu kinerja wasit juga mempengaruhi. Dari klub lawan provokasi juga bisa, terus lawan tim rivalitas juga mempengaruhi. Banyak pengaruhnya," sambung dia.

Arema FC menjadi satu di antara sejumlah klub di Liga 1 2019 yang mendapat sanksi denda terbanyak.

Arema FC juga terbilang menjadi tim langganan dikenai sanksi denda Komdis PSSI.

Hingga kini, Arema FC tercatat telah menggelontorkan uang sebesar Rp 620 juta untuk membayar denda karena ulah Aremania.

Madura United Geber Latihan Persiapan Jelang Laga Semen Padang setelah Dapat Jatah Libur Empat Hari

Abdul Haris juga memberikan salah satu contoh penyebab Aremania bersikap dingin pada PSS Sleman dan hingga kericuhan suporter di tribun.

Kata dia, diduga ada BCS, suporter PSS Sleman, yang nekat datang saat pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Selasa (24/9/2019) lalu.

"Kalau dulu seandainya tidak ada kejadian di Sleman saat Arema FC away ke sana, mungkin ya happy-happy saja saat di sini," ucap dia.

Karena mungkin kemarin di Sleman disambut dengan seperti itu ya mereka berpikirnya ganti menyambut seperti itu disini," jelasnya.

Abdul Haris berharap, ke depan soal sanksi dan denda sudah tidak terulang kembali karena hal itu dapat berpengaruh pada keuangan klub.(myu)

Puluhan Warga Desa Tambelangan Sampang Kepung Balai Desa, Protes Hasil Seleksi Bacakades dari P2KD

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved