Banser GP Ansor Diserang

4 Orang Ditangkap Terkait Penyerangan Banser GP Ansor di Tulungagung, Bupati Maryoto: Rawan Sosial

Empat Orang Ditangkap Terkait Penyerangan Banser GP Ansor di Tulungagung, Bupati Maryoto Birowo: Rawan Sosial

Penulis: David Yohanes | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Ilustrasi - Empat Orang Ditangkap Terkait Penyerangan Banser GP Ansor di Tulungagung, Bupati Marwoto Birowo: Rawan Sosial 

Empat Orang Ditangkap Terkait Penyerangan Banser GP Ansor di Tulungagung, Bupati Marwoto Birowo: Rawan Sosial 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Kasus penyerangan anggota Banser GP Ansor di Kabupaten Tulungagung langsung disikapi serius oleh para pejabat.

Sehari setelah terjadinya penyerangan Banser GP Ansor, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, tokoh ormas dan para pejabat terkait menggelar pertemuan di Markas Polres Tulungagung, Senin (14/10/2019).

Hasil pertemuan, ada kesepakatan dan kesepahaman bersama untuk mengusut kasus penyerangan terhadap Banser GP Ansor.

Sekaligus mengurai dan menyelesaikan masalah bentrokan bentrokan yang sering terjadi antar perguruan silat di Tulungagung.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menilai konflik antar perguruan pencak silat termasuk kerawanan sosial di Tulungagung.

Hal ini yang disampaikan bupati, usai rapat koordinasi penyelesaian penyerangan Banser GP Ansor, di Markas Polres Tulungagung, Senin (14/10/2019) siang.

“Ini harus kita garap bersama. Kalau hanya pemerintah tidak akan bisa,” ujar Maryoto.

Penyerang Banser 15 Orang Hanya 1 Jadi Tersangka, Ansor Protes Polres Tulungagung Siap Gerak Sendiri

Banser Diserang di Tulungagung, Banser Ansor Akan Ngepam di Polres Tulungagung Warning Keras Polisi

Warga Histeris Saat Terduga Teroris Ditangkap, ada Barang Titipan, Sempat Ngira Cucian Ternyata Bom

Maryoto mengajak semua pihak untuk menahan diri, dan mempercayakan proses hukum ke polisi.

Menurutnya, polisi akan mengusut dan memroses siapa saja pelakunya.

“Hari ini masih proses di kepolisian. Secara teknis polisi yang akan menjelaskan,” sambung Maryoto.

Maryoto  juga mengajak para tokoh untuk semakin menggalang persatuan.

Para tokoh ini diharapkan memberi contoh pada generasi muda, terutama anggota perguruan silat.

“Mari kita jaga stabilitas kedamaian. Bukan sekedar instruksi saja, tapi juga kita lakukan pembinaan,” katanya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved