Berita Sumenep

Alokasi Dana Desa dan Dana Desa Tahap Tiga di Sumenep Madura Tak Kunjung Cair, Ini Penyebabnya

Alokasi Dana Desa dan Dana Desa tahap tiga di Kabupaten Sumenep belum juga cair.

Alokasi Dana Desa dan Dana Desa Tahap Tiga di Sumenep Madura Tak Kunjung Cair, Ini Penyebabnya
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep, Moh Ramli. 

Alokasi Dana Desa dan Dana Desa tahap tiga di Kabupaten Sumenep belum juga cair

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahap tiga di Kabupaten Sumenep belum terealisasikan hingga Rabu (16/10/2019) hari ini.

ADD dan DD  tahap tiga di Kabupaten Sumenep belum terealisasi karena laporan realisasi sebelumnya tidak selesai.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh Ramli menyampaikan, dana dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) belum masuk ke Kas Daerah.

Resahkan Warga, Arena Sabung Ayam di Tengah Hutan Desa Dibakar Polisi hingga Tokoh Masyarakat

Mau Antar Pasien ke Rumah Sakit, Bidan Terlibat Kecelakaan Truk dan Toyota Innova di Perlintasan KA

"Dana itu belum masuk karena ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk merealisasikan dana tahap tiga tersebut," kata Moh Ramli.

"Dan hingga ini laporan realisasi sebelumnya tidak selesai," sambung dia.

Moh Ramli menyebut, mencairkan DD dan ADD itu, minimal 75 persen laporan pencairan tahapan sebelumnya dan minimal 50 persen laporan capaian output harus selesai.

"Ada sekitar 40 persen belum menyetorkan laporan yang menjadi persyaratan tersebut," paparnya.

Secara teknis, kata Moh Ramli, laporan harus diinput lewat IT, yakni adanya interkoneksi antara Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN) dan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Sejumlah Pasangan Bukan Suami Istri Ditemukan di Kamar Kost saat Sidak Satpol PP Kota Mojokerto

Peringati Hari Dharma Karya Dhika, Pegawai Kanwil Kemenkumham Jatim Kerja Bakti di Masjid Al Akbar

Untuk itu, pihaknya telah mengundang seluruh operator dan bendahara desa untuk segera menyelesaikan tanggung jawabnya.

"Karena ini langsung online. Jika kabupaten belum melaporkan serapan 75 persen dan capaian output minimal 50 persen, pasti kami dianggap belum memenuhi syarat realisasi DD dan ADD tahap tiga ini," paparnya.

Untuk diketahui, anggaran DD tahun ini Rp 338.395.871.000 dan Rp 131.506.607.600 untuk ADD.

Di tempat terpisah, Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir meminta DPMD Sumenep menekan pemerintah desa dan kecamatan untuk segera merampungkan tugas dan pertanggungjawabannya.

"Jangan sampai program desa ini tidak terealisasikan," ucap Abdul Hamid Ali Munir.

Dump Truk di Mojokerto Hantam Sebuah Pohon, Satu Orang Tewas Terjepit Bodi Kendaraan

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved