Breaking News:

Berita Surabaya

Blangko E-KTP Banyak Kosong, Polrestabes Surabaya Endus Dugaan Adanya Pemalsuan E-KTP

Polrestabes Surabaya mengendus adanya dugaan praktik pemalsuan E-KTP di Kota Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran 

Polrestabes Surabaya mengendus adanya dugaan praktik pemalsuan E-KTP di Kota Surabaya

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Material E-KTP di Kota Surabaya dinyatakan kosong sejak pertengahan Juni 2019 lalu.

Bahkan, Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji menyebut, keterbatasan material E-KTP di Kota Surabaya itu sejak dari pusat di Jakarta.

"Dari Jakarta kirimnya per dua minggu sekali itu 500 keping. Dan kadang dikirim kadang tidak," kata Agus Imam Sonhaji, Selasa (15/10/2019).

Polisi Temukan Titik Terang Kasus Suami Bakar Istri, Ponsel Pelaku Terlacak, Motif Sedang Didalami

Dapat Tumpangan Mobil di Surabaya Bayar Rp 10 Ribu, Emak-emak Lamongan ini Malah Berikan Rp 36 Juta

Pelaku Kasus Suami Bakar Istri di Surabaya Dikenal Sosok Cemburuan, Mertua Bongkar Sifat si Menantu

Material E-KTP tersebut tak sepadan dengan pemohon ktp baru yang mencapai belasan ribu pemohon selama total mulai Juni hingga Oktober 2019 ini.

"Kami prioritaskan pemohon baru, tentu sangat tidak sepadan," tambahnya.

Untuk mengatasi persoalan kosongnya material E-KTP di Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengaku membuat surat keterangan dalam bentuk fisik maupun soft copy dalam bentuk pdf.

"Kegunaan dan fungsinya sama jadi untuk materialnya memang benar-benar tergantung dari pusat," jelas Agus Imam Sonhaji.

Asyik Pakai Sabu di Rumah Warga, Sarjana Asal Sumenep Madura Kaget Didatangi Sejumlah Polisi

Polisi Bongkar Bandar Judi Pilkades Serentak Kabupaten Blitar, Amankan Uang Puluhan Juta dari Pelaku

"Jadi pakai virtual certificate ini lebih simpel, sambil menunggu material E-KTP stabil kembali," lanjutnya.

Sementara itu, Polrestabes Surabaya mengendus adanya praktik pemalsuan E-KTP di Kota Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengaku belum sepenuhnya membuka informasi terkait adanya dugaan pemalsuan E-KTP.

AKBP Sudamiran menuturkan, dugaan pemalsuan E-KTP kini masih dalam proses penyelidikan.

"Benar, kami sedang proses penyelidikan dugaan pemalsuan E-KTP, tapi nanti sabar dulu ya," ucap AKBP Sudamiran saat dihubungi Surya.co.id (Grup TribunMadura.com), Selasa (15/10/2019).

Tim Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Kota Malang, Ketua RT Setempat Beri Kesaksian

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved