Breaking News:

Liga 1 2019

Belasan Kursi Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali Rusak, Pengelola Minta Ganti Rugi Persebaya Surabaya

Belasan kursi Stadion Kapten I Wayan Dipta rusak setelah laga final Liga 1 U-20 2019 Persebaya Surabaya Vs Barito Putera.

baliunited
Kenampakan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. 

Belasan kursi Stadion Kapten I Wayan Dipta rusak setelah laga final Liga 1 U-20 2019 Persebaya Surabaya Vs Barito Putera

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Manajer Elite Pro Academy Persebaya, Yahya Hasan Alkatiri mengaku akan mengganti sejumlah kerusakan kursi Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Yahya Hasan Alkatiri menyebut, pihaknya telah menerima jumlah kerugian dan akan membayar ganti rugi kepada manajemen Bali United.

"Dari catatan yang dikirimkan manajemen Bali United, sebanyak 14 kursi rusak," kata Yahya Hasan Alkatiri, Kamis (17/10/2019).

Pemkot Kucurkan Rp 30 Miliar Lengkapi Fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo Jelang Piala Dunia U-20

Stadion Gelora Bung Tomo Bakal Dilengkapi Fasilitas Sauna dan Jacuzzi sebelum Piala Dunia U-20

"Begitu menerima catatan tersebut, kami langsung berkomunikasi dengan Bali United untuk menyelesaikannya. Alhamdulillah sekarang sudah clear," sambung dia.

Sebelumnya, belasan Stadion Kapten I Wayan Dipta rusak setelah laga final Liga 1 U-20 2019 Persebaya Surabaya Vs Barito Putera, Sabtu (12/10/2019).

Pengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta meminta ganti rugi kepada manajemen Persebaya Surabaya terkait kerusakan itu.

Permintaan ganti rugi pengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta itu dilakukan mengingat laga mayoritas dihadiri oleh suporter Persebaya Surabaya.

Yahya Hasan Alkatiri berharap, kejadian kerusakan fasilitas stadion itu tidak membuat Bonek kesulitan mendukung Persebaya Surabaya saat bertandang ke Bali.

Stadion Gelora Bung Tomo Bakal Punya Papan Skor Baru untuk Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-19

Ratu Tisha Ungkap Alasan PSSI Tunjuk Stadion Gelora Bung Tomo Jadi Venue Laga Piala Dunia U-20 2021

Terdekat, Persebaya Surabaya akan menghadapi Persib Bandung pada laga pekan ke-23 Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (18/10/2019).

"Kami mohon maaf atas semua kejadian yang tidak mengenakkan selama tim kami di stadion," kata pria yang menjabat sebagai manajer Putra Surabaya, klub internal Persebaya Surabaya itu.

"Persaudaraan yang terjalin selama ini terlalu berharga jika sampai hancur oleh kursi yang rusak, fasilitas yang rusak. Mari tetap bergandengan tangan, saling berbenah,” imbuhnya.

Pada laga final tersebut, Persebaya Surabaya U-20 meraih gelar juara dengan susah payah dan menang lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 3-3 selama 120 menit.

Di babak adu pinalti, tiga eksekutor Persebaya Surabaya melaksanakan tugasnya dengan baik.

Sementara tiga eksekutor Barito Putera gagal, dua ditepis, satu tendangan melenceng.

Madura United Tanpa Jaimerson Xavier dan Slamet Nurcahyo Lawan Semen Padang di Stadion H Agus Salim

Laga Semen Padang Vs Madura United Digelar Sesuai Jadwal Meski Bersamaan dengan Pelantikan Presiden

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved