Berita Bangkalan

BREAKINGNEWS - Dikawal Tentara, Kejari Bangkalan Tangkap Notaris Terkenal Irwan Yudhianto

BREAKINGNEWS - Dikawal Tentara, Kejari Bangkalan Tangkap Notaris Terkenal Irwan Yudhianto

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/AHMAD FAISOL
Notaris Irwan Yudhianto diapit Kasi Pidsus Kejari Bangkalan Choirul Arifin dan anggota Kodim 0829 Bangkalan dari ruang kerjanya, Komplek Ruko Jalan Raya Junok, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Rabu (17/10/2019). 

BREAKINGNEWS - Dikawal Tentara, Kejari Bangkalan Tangkap Notaris Terkenal Irwan Yudhianto

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Kejari Bangkalan menangkap seorang notaris terkenal, Irwan Yudhianto di kantornya, Komplek Ruko Jalan Raya Junok, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, Rabu (17/10/2019).

Eksekusi terhadap Irwan Yudhianto menjadi perhatian warga yang berada di komplek ruko tersebut.

"Kasus pemalsuan dokumen. Lengkapnya nanti disampaikan di kantor (kejari)," ungkap seorang staf Kejari Bangkalan kepada Tribunmadura.com.

Hingga berita diturunkan, Irwan Yudhianto yang ditangkap Kejari Bangkalan, masih berada di kantor Kejari Bangkalan, Jalan Soekarno-Hatta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

TERUNGKAP, Inilah Penyebab Notaris Bangkalan Irwan Yudhianto Ditangkap Kejari & Dijebloskan Penjara

BREAKING NEWS - Gara-gara Siswa Sekolah, Mobil PMK Surabaya Alami Kecelakaan Hebat di Depan SMPN 52

Epic, Spoiler Serial Komik One Piece Chapter 959, Kakek Luffy Turun Tangan dan Pesta di Onigashima

Warga Histeris Saat Terduga Teroris Ditangkap, ada Barang Titipan, Sempat Ngira Cucian Ternyata Bom

Notaris Cewek Dijebloskan Rutan Medaeng

Sebelum ditangkapnya notaris terkenal di Bangkalan Irwan Yudhianto oleh Kejari Bangkalan di kantornya, Kamis (17/10/2019), kasus notaris terjerat kasus hukum juga terjadi di Surabaya.

Ini setelah Tim gabungan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Intelijen Kejari Tanjung Perak Surabaya, mengeksekusi terpidana yang juga seorang notaris bernama Alexandra Pudentiana Wignjodigdo, atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan, Rabu (25/9/2019).

Dalam putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi Jatim dengan Nomor 663/PID/2017/PT.SBY disebutkan, bahwa pada intinya menguatkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya, yang menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 3 bulan.

Kasi Pidum Kejari Tanjung Perak Surabaya, Eko Budi Susanto, membenarkan eksekusi terhadap terpidana Alexandra Pudentiana Wignjodigdo yang berprofesi sebagai notaris tersebut. 

"Terpidana atas nama Alexandra Pudentiana Wignjodigdo.

Kami menjalankan putusan dari Pengadilan Tinggi yang intinya menguatkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya," tutur pria kelahiran Jogjakarta ini.

Lagi Santai di Rumah, Wanita Nganjuk Tewas Seketika Dihantam Dump Truk dan Sopir Nyusul ke Alam Baka

Kasat Polair Polres Sampang AKP Irma Sumiati Jadi Wanita Pertama Indonesia yang Jabat Kasat Polair

Deretan Rekomendasi HP OPPO Terbaik Oktober 2019, Spek Mantap dari OPPO A5 Hingga OPPO Reno Series

Kasi Pidum Kejari Tanjung Perak, Eko Budi Susanto membawa masuk dan mengeksekusi terpidana yang juga seorang notaris Alexandra Pudentiana Wignjodigdo atas kasus dugaan penggelapan di kantor Kejari Tanjung Perak Surabaya, Rabu, (25/9/2019).
Kasi Pidum Kejari Tanjung Perak, Eko Budi Susanto membawa masuk dan mengeksekusi terpidana yang juga seorang notaris Alexandra Pudentiana Wignjodigdo atas kasus dugaan penggelapan di kantor Kejari Tanjung Perak Surabaya, Rabu, (25/9/2019). (TRIBUNMADURA/SYAMSUL ARIFIN)

Lebih lanjut, Kasi Pidum yang baru menjabat 2 pekan tersebut menyampaikan, terpidana Alexandra Pudentiana Wignjodigdo bakal ditahan di Rumah Tahanan Kelas l Medaeng alias Rutan Medaeng untuk menjalani sisa masa hukumannya. 

"Nanti kita lakukan penahanan di rutan perempuan Medaeng," tegas Eko.

Kejari Tanjung Perak Surabaya juga mengungkap kronologi penahanan notaris Alexandra Pudentiana Wignjodigdo yang dijebloskan ke Rutan Medaeng di Sidoarjo.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved