Breaking News:

Pilkada Lamongan

Kejari Jebloskan Bendahara KPU Lamongan Irwan ke Tahanan, Terjerat Korupsi Dana Hibah Pilkada

Kejari Jebloskan Bendahara KPU Lamongan Irwan ke Tahanan, Terjerat Korupsi Dana Hibah Pilkada

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/HANIF MANSHURI
Bendahara KPU Lamongan Irwan menuju mobil tahanan Tipikor Kejari Lamongan untuk dijebloskan ke tahanan, Kamis (17/10/2019) 

Kejari Jebloskan Bendahara KPU Lamongan Irwan ke Tahanan, Terjerat Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2015

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Kejaksaan Negeri Lamongan menjebloskan Bendahara KPU Lamongan Irwan ke tahanan, Kamis (17/10/2019).

Bendahara KPU Lamongan Irwan dijebloskan ke tahanan setelah, Rabu (16/10/2019), ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penyelewengan dana hibah Pilkada Lamongan 2015.

Irwan menjadi tersangka korupsi dana hibah Pilkada 2015 sebesar Rp 1,1 miliar. Dia menjadi tahanan Kejari Lamongan dan dititipkan di Lapas Kelas IIB Lamongan yang berada di Jalan Soemargo.

Kasi Pidana Khusus Kejari Lamongan, Yugo Susandi menjelaskan, penahanan Irwan tersebut agar memudahkan proses hukum penyelesaian perkaranya efisien.

"Ada permohonan penangguhan penahan dari PH- nya, " kata Yugo, Kamis (17/10/2019).

Penyidik mempunyai pertimbangan lain, pertama kembali ke pasal 121 KUHP dan pihaknya ingin menyelesaikan perkara ini prosesnya lebih efisien, lebih cepat.

"Makanya terhitung hari ini sudah dilakukan penahanan," kata Yugo.

Ditanya apa ada kemungkinan tersangka lain? Yugo menambahkan, seiring dengan pengembangan penyidikan yang dilakukan penyidik, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain.

"Untuk penentuan tersangka lain belum cukup alat buktinya. Tapi kemungkinan-kemungkinan itu nanti kemungkinan akan muncul pada fakta persidangan," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved