Breaking News:

Untaian Balon Meledak dan Terbakar Mengenai Warga yang Sedang Berebut Balon, Warga Tergiur Hadiah

Warga yang menjadi korban ledakan untaian balon peringatan Hari Santri Nasional mengira pada balon yang jadi rebutan ada uang atau hadiahnya.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Aqwamit Torik
istimewa
Untaian balon yang tidak meledak tersangkut di pohon sengon hutan kawasan RPH Manggis Petak 60 D, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. 

Sementara dr Budi Sanjaya, Humas RSUD Pare menjelaskan, dari pasien yang ditangani rumah sakit sudah ada satu pasien korban ledakan balon yang telah diperbolehkan pulang.

"Korban ada yang mengalami luka bakar di tangan sekitar 5 persen sampai korban dengan kondisi luka bakar 25 persen," jelasnya.

Namun tingkat keparahan dari luka bakarnya tidak sampai parah.

"Korban dengan kondisi mengalami luka bakar lebih dari 10 persen masih perlu perawatan lebih lanjut," jelasnya.

Sedangkan kondisi seluruh pasien dalam keadaan sadar.

Pasien sudah mendapatkan perawatan infus, pengobatan anti nyeri dan antibiotik serta pembersihan luka-lukanya.

"Melihat dari luka yang dialami korban semuanya ada di depan. Kemungkinan saat kejadian semua sedang menghadap balon kemudian meledak," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, 8 orang menjadi korban ledakan balon peringatan Hari Santri Nasional Yayasan Pendidikan Al Maarip Singosari, Kabupaten Malang.

Seluruh korban mengalami luka bakar di wajah, tangan dan kaki.(dim)

Pemilik Tempat Karaoke di Surabaya Ditangkap, Diduga Gunakan Lagu Artis Tanpa Izin dan Bayar Royalti

Zainuddin Amali Jadi Menpora, Pemkab Sampang Berharap Pembangunan Stadion di Sampang Cepat Selesai

Ibu ini Dibuang Oleh Anaknya, Viral di Facebook, Anaknya Malah Menjawab Tak Mau Mengurusi Ibunya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved