Tersangka Kerusuhan Asrama Papua Surabaya Mak Susi Akan Jadikan Suami Penjamin Penangguhan Penahanan

Kuasa hukum Tri Susanti atau Mak Susi sebut sang suami akan dijadikan penjamin penangguhan penahanan.

Tersangka Kerusuhan Asrama Papua Surabaya Mak Susi Akan Jadikan Suami Penjamin Penangguhan Penahanan
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Tersangka dugaan provokasi, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya, Tri Susanti atau Mak Susi jalani masa penahanan di Rutan Medaeng, Kamis (31/10/2019). 

Tersangka Kerusuhan Asrama Papua Surabaya Mak Susi Akan Jadikan Suami Penjamin Penangguhan Penahanan

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Kuasa hukum Tri Susanti atau Mak Susi sebut sang suami akan dijadikan penjamin penangguhan penahanan.

"Ya, kita akan mengajukan penangguhan penahanan pada Senin mendatang di Kejari Surabaya. Sebagai penjaminnya nanti adalah pihak keluarga yaitu suami," ujar kuasa hukum Tri Susanti, Sahid saat ditemui TribunJatim di depan Rutan Medaeng, Sidoarjo, Kamis (31/10/2019).

Ia mengatakan sebenarnya pihaknya telah mengajukan penangguhan penahanan saat di Polda Jatim.

Namun saat itu permohonan penangguhan penahanan tak dikabulkan.

"Sehingga saat ini kita akan mengajukan hal yang sama.

Namun kita ajukan ke Kejari Surabaya karena berkas perkaranya telah dilimpahkan ke sana," tambahnya.

Dirinya pun juga menerangkan bahwa pihaknya telah siap melakukan pembelaan kepada kliennya.

Warga Hendak Buang Air Besar di Sungai, Malah Pergoki Kepala Desa Selingkuh, Istri Tau Berkat Surat

Jabatan Eselon III dan IV Akan Dipangkas dan Ditiadakan, Pejabat Akan Dijadikan Pegawai Fungsional

Ahmad Dhani Daftar Pilkada Surabaya 2020, Ambil Formulir Pendaftaran Diwakili Timnya Lewat Gerindra

"Kita nanti juga akan mengajukan nota keberatan (eksepsi) terhadap pasal yang didakwakan.

Seperti pasal 14 dan pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 dimana pasal tersebut tak ada hubungannya secara langsung dalam perkaranya," tandasnya.

Sebelumnya, Tri Susanti atau Mak Susi jalani masa penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Perempuan Kelas II A Surabaya yang masih menjadi satu dengan Rutan Kelas I Surabaya atau biasa disebut Rutan Medaeng.

Dirinya datang ke Rutan Medaeng sekitar pukul 15.29 memakai bus tahanan Kejaksaan Negeri Surabaya dan memakai rompi tahanan warna merah bernomor 206.

Ia pun juga langsung menjalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan rutan.

Nantinya Mak Susi juga masuk ke kamar karantina mapenaling selama sepekan.

Cek Telapak Tangan, ada Garis Tangan yang Langka Menunjukkan Kehidupan dari Segi ini akan Cerah

Ngebut di Lajur Berlawanan di Tulungagung, Sopir Bus PO Harapan Jaya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sering Beli Lilin, Pria Surabaya ini Akhirnya Terima Kenyataan Pahit saat Masuk Waktu Salat Maghrib

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved