Berita Sampang

Berharap Pengembangan Fasilitas Wisata Arsip Masyarakat Sampang, Tapi Masih Terkendala Anggaran

Hal itu disebabkan karena fasilitas Wamas masih dinilai 50 persen dalam menyampaikan pengetahuan dan wawasan kepada pengunjung.

Berharap Pengembangan Fasilitas Wisata Arsip Masyarakat Sampang, Tapi Masih Terkendala Anggaran
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Seseorang saat berkunjung di Wisata Arsip Masyarakat Sampang (Wamas), Jalan KH.Wahid Hasyim Kecaman/Kabupaten Sampang, Jumat (8/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Wisata Arsip Masyarakat Sampang (Wamas) yang terletak di Jalan KH.Wahid Hasyim Kecaman/Kabupaten Sampang, Madura akan terus melakukan pengembangan fasilitas.

Hal itu disebabkan karena fasilitas Wamas masih dinilai 50 persen dalam menyampaikan pengetahuan dan wawasan kepada pengunjung.

Koordinatir Arsiparis Disarkus Sampang, Fathorrosi mengatakan, pengembangan fasilitas tersebut berupa ruangan khusus yang memutar film documenter tentang sejarah, misalnya seperti film G30SPKI dan film sejarah lainnya.

"Setelah menonton baru nanti siswa akan mendiskusikan hasil film yang ditonton yang dipandu petugas Wamas" ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (8/11/2019).

Tidak hanya itu, fasilitas lainnya juga ada pada kendaraan operasional berupa bus.

Fathorrosi menyampaikan, Sangat membutuhkan kendaraan operasional agar bisa mengantarkan pengunjung Wamas secara langsung ke lokasi bersejarah di Sampang.

Jadi pihaknya menginginkan para pengunjung mengetahui secara langsung fakta-fakta sejarah di Sampang.

Anggota TNI Ditemukan Tewas di Kamar Setelah Didobrak, Adanya Dugaan Bunuh Diri Masih Diselidiki

Terungkap, Anggota TNI Ditemukan Tewas Usai Pintu Kamar Didobrak Ternyata Punya Kebiasaan Unik ini

Baru Kerja 2 Tahun, Karyawan di Surabaya Laporkan Bosnya ke Kantor Polisi, Tilap Uang Perusahaan

"Konsep ini sangat bagus, karena saya sudah menjalankannya selama enam kali dengan menyewa bus dan hasilnya mendapatkan apresiasi baik dari para pengunjung," ungkapnya.

Namun, dalam penambahan beberapa fasilitas tersebut pihaknya mengaku masih menunggu tanggapan dari pemerintah daerah.

"Sebenarnya kami sudah mengajukan, malah dua bulan yang lalu Tim percepatan meninjau langsung ke sini (Wamas), mereka memang memberikan jempol kepada kita, tapi menyatakan dana untuk penambahan fasilitas itu belum ada," jelas Fathorrosi.

Mengetahui hal itu, pihaknya akan berupaya berkoordinasi kepada pemerintah daerah agar penambahan fasilitas dapat terealisasi.

"Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Sampang," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved