Berita Sampang

Kegiatan Acara Pasar Rakyat "Sampang Sepoloh Areh", EO Tak Jelas, Kepala Disporabudpar Dipanggil

Hal itu disebabkan Event Organizer (EO) dari kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sampang berasal dari luar daerah

Kegiatan Acara Pasar Rakyat
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Anggota Komisi IV DPRD Sampang, Moh Iqbal Fathoni saat ditemui setelah melakukan pertemuan secara tertutup di ruangan Komisi IV DPRD Sampang, Jumat (8/11/2019). 

Kegiatan Acara Pasar Rakyat "Sampang Sepoloh Areh", EO Tak Jelas, Kepala Disporabudpar Dipanggil

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Madura melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dinas Pariwisata Budaya dan Olahraga (Disporabudpar) Sampang, Jumat (8/11/2019).

Hal itu disebabkan Event Organizer (EO) dari kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sampang yang berupa pasar rakyat selama sepuluh hari didatangkan dari luar daerah.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang, Moh Iqbal Fathoni mengatakan, bahwa status kegiatan yang diselenggarakan oleh EO tersebut tidak jelas, karena tidak ada MOU dengan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (Dispendaloka) Kabupaten Sampang.

Sehingga, keuntungan dari kegiatan tersebut dibawa ke Kota lain bukan untuk Sampang.

"Seharusnya ada anak tangga dulu yang harus dilewati, setelah MOU dan segala macam sudah terbentuk baru mengadakan acara," kesalnya.

Mengetahui hal itu, pihaknya mengharamkan EO tersebut datang kembali ke Sampang karena tidak menguntungkan bagi Sampang.

"Saat saya komunikasikan dengan EO itu, dia mau ketemu malam ini dengan pihak Dispendaloka dan saya tekankan agar keuntungan dari acara pasar rakyat segera dibayar," tuturnya.

Sementara, Plt Kelapa Disporabudpar Sampang, Imam Sanusi menyampaikan dalam kegiatan acara pasar rakyat atau "Sampang Sepoloh Areh" itu, hanya menjadi fasilitator.

"Seharusnya memang perlu adanya MOU antara EO dengan Pemkab Sampang, bukan malah bisik-bisik," katanya.

Sehingga diharapkan kedepannya dalam kegiatan atau event apapun keuntungannya dapat berputar di Sampang, bukan ke Kota lain.

"Kalau ini kan sudah terlanjur, jadi kita jalankan saja keterlanjuran ini," pungkasnya.

Anggota TNI Ditemukan Tewas di Kamar Setelah Didobrak, Adanya Dugaan Bunuh Diri Masih Diselidiki

Terungkap, Anggota TNI Ditemukan Tewas Usai Pintu Kamar Didobrak Ternyata Punya Kebiasaan Unik ini

Tinggal Pergi, Rumah Warga Tuban Dilahap si Jago Merah, Pemilik Lupa Matikan Kompor saat Masak Air

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved