Berita Sampang

Pemkab Sampang Gelar Jalan Sehat Sambil Menggunakan Pakaian Adat Madura, Demi Lestarikan Budaya

JJS tersebut digelar di Taman Wijaya Kusuma Kecamatan/Kabupaten Sampang, dengan diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sampang

Pemkab Sampang Gelar Jalan Sehat Sambil Menggunakan Pakaian Adat Madura, Demi Lestarikan Budaya
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana saat Jalan-jalan Sehat di Taman Wijaya Kusuma Jalan KH. Wahid Hasyim Kecamatan/Kabupaten Sampang, Jumat (8/11/2019). 

Pemkab Sampang Gelar Jalan Sehat Sambil Menggunakan Pakaian Adat Madura, Demi Lestarikan Budaya

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pertama Kali di Kabupaten Sampang, Madura, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelar Jalan Jalan Sehat (JJS) dengan menggunakan baju tradisional, Jumat (8/11/2019).

JJS tersebut digelar di Taman Wijaya Kusuma Kecamatan/Kabupaten Sampang, dengan diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sampang, serta pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD).

Dengan menggunakan baju Sakera dan kebaya Marlena tidak menyulitkan pergerakan para peserta JJS, sebab rute yang digunakan merupakan jarak ringan, yakni kurang dari 5 km.

Begitupun dalam senam yang dilakukan saat di sela-sela kegiatan JJS, gerakannya merupakan gerakan ringan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Yuliadi Setiawan mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka merayakan hari jadi kota Sampang yang ke 396.

Anggota TNI Ditemukan Tewas di Kamar Setelah Didobrak, Adanya Dugaan Bunuh Diri Masih Diselidiki

Terungkap, Anggota TNI Ditemukan Tewas Usai Pintu Kamar Didobrak Ternyata Punya Kebiasaan Unik ini

Baru Kerja 2 Tahun, Karyawan di Surabaya Laporkan Bosnya ke Kantor Polisi, Tilap Uang Perusahaan

Kemudian hal ini juga menjadi puncak, yang mana sebelumnya para OPD dan Instansi di Sampang dihimbau untuk memakai baju Sakera dan Marlena.

"Tiga hari lalu para Semua OPD dan Instansi memakai baju Sakera dan Marlena, jadi sekalian dikonsep dan digunakan dalam kegiatan JJS," ujarnya.

Dengan memilih konsep pakaian baju adat, pihaknya ingin melestarikan budaya Madura.

"Baju Sakera dan Marlena merupakan baju adat istiadatnya orang Madura, sehingga kami inginkan masyarakat Sampang sama-sama menjaga dan mengakui baju tradisional kita," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved