Berita Sumenep

Pilkades Berlangsung Rusuh, Warga Desa Juruan Laok Sumenep Minta Polisi Usut Tuntas Kasusnya

dua orang yang diduga terlibat dalam kericuhan di Desa Juruan Laok ini harus ditindak dan tidak dilepas hingga pelaksanaan Pilkades berlangsung

Pilkades Berlangsung Rusuh, Warga Desa Juruan Laok Sumenep Minta Polisi Usut Tuntas Kasusnya
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Tokoh Masyarakat Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Mohammad Niwa. 

Pilkades Berlangsung Rusuh, Warga Desa Juruan Laok Sumenep Minta Polisi Usut Tuntas Kasusnya

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Masyarakat di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih Sumenep minta penyidik Polres Sumenep benar - benar mengungkap dan menangkap oknum warga yang terlibat dalam kerusuhan pada pelaksanaan Pilkades setempat kemarin, 07 November 2019.

Tokoh Masyarakat Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Mohammad Niwa menyampaikan jika warganya sangat kecewa yang mengakibatkan ditundanya Pilkades dan minta penyidik benar benar serius menangani persoalan ini.

"Sebagai masyarakat kami meminta agar penyidik Polres benar-benar menerapkan hukum yang berlaku. Usut tuntas pelaku - pelaku kericuhan tersebut," kata Mohammad Niwa, saat dihubungi TribunMadura.com. Jumat (08/11/2019).

Mohammad Niwa mengatakan, dua orang yang diduga terlibat dalam kericuhan di Desa Juruan Laok ini harus ditindak dan tidak dilepas hingga pelaksanaan Pilkades berlangsung pada tanggal 14 November 2019 nanti.

Anggota TNI Ditemukan Tewas di Kamar Setelah Didobrak, Adanya Dugaan Bunuh Diri Masih Diselidiki

Penyanyi Dangdut Cantik Kini Jadi Kepala Desa di Lamongan, ini Responnya Jika Diundang Nyanyi

Tinggal Pergi, Rumah Warga Tuban Dilahap si Jago Merah, Pemilik Lupa Matikan Kompor saat Masak Air

"Sebab, jika dilepas, dipastikan akan berdampak negatif, bahkan akan terjadi kericuhan lagi. Masyarakat tidak menginginkan terjadi hal serupa seperti kemarin, karena sangat merugikan masyarakat banyak," pungkasnya.

Pihak keamanan kata dia, harus menjadi pelaksanaan Pilkades ulang tanggal 14 November itu berjalan aman.

Sehingga masyarakat bisa menyalurkan hak suaranya secara aman dan kondusif.

"Kami memgharapkan Pilkades ulang nanti berjalan lancar, aman dan keselamatan rakyat benar-benar terjamin," pintanya.

Halaman
123
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved