Berita Surabaya

Demi Rokok, Dua Bocah Ingusan di Surabaya ini Jadi Jambret Jalanan Spesialis Anak di Bawah Umur

Demi Rokok, Dua Bocah Ingusan di Surabaya ini Jadi Jambret Jalanan Spesialis Anak di Bawah Umur.

Demi Rokok, Dua Bocah Ingusan di Surabaya ini Jadi Jambret Jalanan Spesialis Anak di Bawah Umur
Shutterstock
Ilustrasi - Demi Rokok, Dua Bocah Ingusan di Surabaya ini Jadi Jambret Jalanan Spesialis Anak di Bawah Umur 

Demi Rokok, Dua Bocah Ingusan di Surabaya ini Jadi Jambret Jalanan Spesialis Anak di Bawah Umur

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Demi bisa membeli rokok dan pesta minuman keras, tiga anak di bawah umur di Surabaya ini nekat melakukan aksi penjambretan.

Akibatnya, mereka harus berurusan dengan hukum dan mendekam di balik jeruji penjara.

Ketiga anak dibawah umur pelaku penjambretan di Surabaya tersebut adalah, NAM (15) warga Dukuh Pakis 6-B / 65 Surabaya, AF (17) warga Dukuh Pakis Kinco III Surabaya dan S Efian Adi Saputra (18) warga Dukuh Pakis VI Surabaya.

Ketiganya beraksi di bundaran Jalan Raya Sukomanunggal Asri Surabaya, Minggu (10/11/2019) sekitar pukul 04.00 WIB.

Ketiga pelaku ini menyasar korban yang saat itu sedang sendiri mengendarai motor.

Korbannya juga merupakan anak di bawah umur.

"Korban dihentikan oleh pelaku,lalu di hajar dan dipukuli lalu handponenya dirampas," beber Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Muljono, Senin (11/11/2019).

Pemprov Jawa Timur Resmi Umumkan Formasi CPNS 2019, Ada 1.817 Lowongan: Cek Formasi Lengkapnya

Hormat Bendera di Jalan saat Upacara Hari Pahlawan, Siswa SD Blitar Dapat Sepeda dan Sekolah Gratis

Kapolsek Sukomanunggal Surabaya, Kompol Muljono menunjukkan anak dibawah umur yang menjadi tersangka penjambretan.
Kapolsek Sukomanunggal Surabaya, Kompol Muljono menunjukkan anak dibawah umur yang menjadi tersangka penjambretan. (TRIBUNMADURA/FIRMAN RACHMANUDIN)

Tertangkapnya pelaku setelah korban mengikuti satu diantara tiga pelakunya.

"Usai dijambret itu, korban mengikuti salah satu pelakinya sampai di rumahnya. Lalu korban melaporkan kepada kami, dan ditunjukkan rumah salah satu pelaku. Dari situ kami bisa menangkap tiga orang pelakunya," tambah Muljono.

Tak hanya tiga pelaku, polisi juga menangkap satu orang penadah handpone Vivo Y53 milik korban yakni Agung Joko (35) warga Bojonegoro yang kos di Dukuh Pakis VI-A 7.

"Handpone itu dijual seharga 800 ribu kepada penadah yang juga kami tangkap," tandasnya.

Sementara itu, NAM salah satu pelaku mengaku jika uang hasil kejahatannya dibuat untuk berpesta miras dan membeli rokok.

"Buat beli miras, minum sama teman-teman," akunya.

Ngaku Polisi Polda Jatim, Warga Trenggalek & Kediri ini Mudah Peroleh Uang Jutaan dari Berbagai SPBU

APBD Surabaya 2020 Rp 10,3 Triliun Digedok, Anggarkan 100 M untuk Infrastruktur dan Piala Dunia U-20

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved