Breaking News:

Berita Sampang

Petualangan Maling Ayam Berakhir di Kantor Polisi, Pencurian Saat Siang Bolong Jadi Aksi Terakhirnya

Musahri (40) mengandalkan pengalamannya mencuri untuk menggasak ponsel warga di rumahnya.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Pelaku pencurian ponsel (memakai penutup kepala) saat berada di Kantor Polres Sampang, Jalan Jamaluddin Kecamatan/Kabupaten Sampang, Senin (11/11/2019). 

Musahri (40) mengandalkan pengalamannya mencuri untuk menggasak ponsel warga di rumahnya

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dengan mengandalkan pengalaman, Musahri (40) warga Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, nekat melakukan aksi pencurian.

Musahri nekat mencuri ponsel Samsung milik warga Dusun Rapadaya, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, saat siang bolong.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, aksi pelaku ini bukan hanya satu kali.

Aksi Tak Terduga Pemuda di Belakang Rumah Buat Sang Ibu Geleng Kepala, Awalnya Cuma Pamit Buang Air

Dendam Ditegur Saat Mengambil Daun Nangka, Pria di Sampang Ajak Temannya Mencuri Sapi Milik Korban

AKBP Didit Bambang Wibowo mengungkapkan, pelaku sebelumnya sudah berulang kali melakukan pencurian.

"Track record-nya sudah pernah empat kali melakukan tindak pidana," ujar AKBP Didit Bambang Wibowo kepada TribunMadura.com, Senin (11/11/2019).

"Yakni pernah mencuri handphone, mencuri ayam, dan burung," sambung dia.

Menurut AKBP Didit Bambang Wibowo, motif yang dilakukan oleh pelaku bahwa sebelumnya dia sudah mengincar rumah milik Sarul (korban).

Kemudian, sekitar pukul 14.30 WIB, pelaku memasuki rumah korban melalui pintu depan saat kondisi sepi.

Pendaftaran CPNS 2019 Resmi Dibuka, Pemohon Pembuatan Kartu Pencari Kerja di Pamekasan Tak Meningkat

"Pada saat itu korban sedang tidur siang dan setelah mengetahui kondisi dalam rumah sepi," ungkap AKBP Didit Bambang Wibowo

"Pelaku terus masuk dan mencuri handphone milik korban," tambah dia.

Ia menambahkan, penangkapan pelaku pencurian ini merupakan hasil Cipta Kondisi (Cipkon) menjelang Pilkades Serentak di Kabupaten Sampang.

"Untuk pelaku dikenakan pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara," tutupnya.

Dikira Tertidur di Pos Satpam, Satpam Kompleks Perumahan Ditemukan Warga Sudah Lagi Tak Bernyawa

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved