Berita Sampang

Desa Sangat Rawan Dominasi Lokasi Pilkades Serentak, Polres Sampang Terjunkan Lebih Seribu Personel

Polres Sampang menurunkan sebanyak 1.380 personel untuk pengamanan Pilkades Serentak.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kapolres Sampang, Bupati Sampang, Dandim 0828 Sampang, saat berada di Apel Pergeseran Pasukan di lapangan Wijaya Kusuma, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (20/11/2019). 

Polres Sampang menurunkan sebanyak 1.380 personel untuk pengamanan Pilkades Serentak 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Polres Sampang menggelar apel Pergeseran Pasukan di lapangan Wijaya Kusuma Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (20/11/2019).

Apel yang dimaksud merupakan pergeseran pasukan untuk melakukan pengamanan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan Kamis (21/11/2019) besok.

Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, dihadiri langsung oleh Bupati Sampang, Slamet Junaidi dan Dandim 0828 Sampang.

BREAKING NEWS: Gubernur Khofifah Resmi Tetapkan UMK 2020 Jatim bagi 38 Kabupaten/Kota, Ini Daftarnya

Petani di Madiun Mengamuk, Dapati Lahan Sawahnya Dipasang Tiang Listrik Milik PLN Tanpa Izin

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo mengatakan, dalam pengamanan Pilkades Serentak kali ini, pihaknya menurunkan 1.380 personel.

"Seribu lebih dari personil itu di antaranya, bantuan dari Satbrimob dari Polda Jatim 600 personil," kata AKBP Didit Bambang Wibowo.

"Lalu, bantuan dari Kodim 500 peraonil, kemudian sisanya ditambah dari kekuatan Polres Sampang," ujarnya.

Sedangkan untuk pola pengamanan, pihaknya sudah melakukan pemetaan yakni, ada tiga katagori daerah diantaranya, kurang rawan, rawan, dan sangat rawan.

Untuk kurang aman akan dijaga oleh 15 personil, kemudian rawan dijaga 30 personil, sedangkan sangat rawan sebanyak 45 personil.

Pihaknya mencatat daerah kurang rawan ada enam desa, rawan ada 10 desa, dan sangat rawan ada 22 desa.

Warga Penasaran Sudarmi Masuk Kamar Mandi Rumah Anaknya, Kaget Lihat Posisinya setelah Dobrak Pintu

"Untuk menentukan katahori, kami menyesuaikan dengan karakteristik setiap wilayahnya," ucap AKBP Didit Bambang Wibowo.

"Seperti potensi gangguan Kamtibmas, kriminal, konflik, serta kita lihat dari jarak tempuh daerah yang di jangkau," tambah dia.

AKKBP Didit Bambang Wibowo menambahkan, Daerah yang membutuhkan instansitas pengawasan yang tinggi mayoritas daerah Utara kabupaten Sampang.

Mulai dari Kecamatan Ketapang sebanyak delapan desa tujuh diantaranya dinyatakan sangat rawan, Kecamatan Banyuates ada tiga desa yang dikatagorikan sangat rawan.

"Begitupun dengan Kecamatan Robatal dan Sokobanah yang tercatat ada dua desa sangat rawan," pungkasnya.

Modus Komplotan Pembobol Uang Nasabah Bank di Bojonegoro Terungkap, Pelaku Dapat Hadiah Timah Panas

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved