Breaking News:

UMK Madura 2020

UMK Pamekasan 2020 Diusulkan Pemkab ke Gubernur Khofifah Hanya Naik Rp 137 Ribu, Apakah Disetujui?

UMK Pamekasan 2020 Diusulkan Pemkab ke Gubernur Khofifah Hanya Naik Rp 137 Ribu, Apakah Akan Disetujui?

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Kepala Disnakertrans Pamekasan, Arif Handayani, Rabu (20/11/2019). 

UMK Pamekasan 2020 Diusulkan Pemkab Pamekasan ke Gubernur Khofifah Hanya Naik Rp 137 Ribu, Apakah Disetujui?

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi / Disnakertrans mengusulkan kenaikan angka Upah Minimum Kabupaten / UMK Pamekasan 2020 naik dari Rp 1.763.000 menjadi sekitar Rp 1.900.000.

Usulan kenaikan nilai UMK Pamekasan 2020 tersebut sudah disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Kepala Disnakertrans Pamekasan, Arif Handayani mengatakan, usulan kenaikan UMK Pamekasan 2020 itu sudah pihaknya kirim ke kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya.

Saat ini, pihaknya sedang menunggu keputusan dari Gubernur Jatim apakah usulan kenaikan UMK Pamekasan 2020 sebesar Rp 137.000 itu disetujui atau tidak orang orang nomor satu di Pemprov Jawa Timur tersebut.

"Jadi Pemerintah Kabupaten Pamekasan itu nanti hanya memperoleh kebijakan untuk mengusulkan saja ke Gubernur. Dan sudah kami kirim usulan kenaikan UMK Pamekasan 2020," katanya, kepada TribunMadura.com.

BREAKING NEWS: Gubernur Khofifah Resmi Tetapkan UMK 2020 Jatim bagi 38 Kabupaten/Kota, Ini Daftarnya

BREAKING NEWS - Istri Napi Terorisme Umar Patek Resmi jadi Warga Negera Indonesia, Ada Kepala BNPT

Arif Handayani mengaku, sebelum menetapkan nominal kenaikan UMK Pamekasan 2020, pihaknya mengawali dengan proses survei pasar terlebih dahulu.

Yakni, dengan cara mengecek harga bahan pokok sebanyak 60 item yang terdiri dari, harga minyak, harga beras, harga gula, harga bubuk dan bahan pokok lainnya

"Dari harga ke 60 item itu kita akumulasikan sesuai dengan rumus dan ditemukan hasilnya sejumlahn UMK yang sedang kita usulkan itu," ujarnya.

Tidak hanya itu, Arif Handayani menyebut sebelum nominal kenaikan UMK Pamekasan 2020 itu diusulkan ke Gubernur Jawa Timur, pihaknya juga melibatkan beberapa instansi terkait seperti SPSI, Apindo, dua perguruan tinggi di Pamekasan dan dari Biro Statistik.

"Jika tidak ada perubahan, Pemprov Jawa Timur akan mengumumkan keputusan jumlah kenaikan UMK Pamekasan itu hari ini," tegasnya.

Ditambahkan, alasan utama Pemkab Pamekasan melalui Disnakertrans setempat mengusulkan kenaikan UMK Pamekasan 2020, karena melihat banyaknya kebutuhan setiap hari dan di sisi lain melihat harga bahan pokok yang semakin melejit.

"Harapan kami semoga usulan UMK yang kami kirim ke Gubernur Jatim disetujui dan sesuai harapan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved