Berita Sampang

Hal Unik Pilkades Serentak di Desa Pangereman Sampang, Warganya Diikat Lebih Dulu Sebelum Mencoblos

TPS di Desa Pangereman ini mengharuskan warganya diikat lebih dulu sebelum mencoblos calon Kades pilihannya saat Pilkades Serentak.

Hal Unik Pilkades Serentak di Desa Pangereman Sampang, Warganya Diikat Lebih Dulu Sebelum Mencoblos
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Warga yang diikat di TPS Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Kamis (21/11/2019). 

TPS di Desa Pangereman ini mengharuskan warganya diikat lebih dulu sebelum mencoblos calon Kades pilihannya saat Pilkades Serentak

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Ada yang berbeda dari pelaksanaan Pilkades Serentak di Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

Berbeda dari pelaksanaan di tempat lainnya, Pilkades Serentak di Desa Pangereman mengharuskan warganya diikat terlebih dulu sebelum mencoblos calon kades pilihannya.

Tidak memilih gerombolan para lelaki ataupun perempuan, mereka semuanya pun diikat menggunakan tali rafia berwarna kuning.

Curiga Alarm Ponsel Tak Berdering, Pria Blitar Terbangun dari Tidur, Kaget Lihat Jendela Rumahnya

Siswi SD Berhasil Kabur dari Penculikan, Sempat Makan Bekal dan Pulang, Ibu Kaget Gelagat Putrinya

Dua Pria Lagi Asyik Berduaan Dalam Kamar, Mengundang Kecurigaan Polisi hingga Berujung Digerebek

Warga yang diikat di TPS Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang Kecamatan/Kabupaten Sampang, Kamis (21/11/2019).
Warga yang diikat di TPS Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang Kecamatan/Kabupaten Sampang, Kamis (21/11/2019). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Setelah diikat gerombolan warga itu digiring ke pintu masuk TPS dan secara bergantian masuk ke dalamnya.

Saat ditemui salah satu tim sukses nomor urut 3, Jamilatun Nafiyah mengatakan, alasan diberitali agar pemilihnya tidak diintimidasi oleh pihak lawan.

"Kami mengantisipasi dengan adanya hasutan dari tim sukses lain," ujarnya.

Selain itu, tujuannya sebagai pembatas agar warga yang memilihnya tidak tercampur dengan warga lain.

"Warga yang mempunyai hak pilih sangat tinggi sekitar 4.400 orang," ucap Jamilatun Nafiyah.

Terbukti, kondisi di depan pintu masuk TPS Desa Pangereman tampak ramai, parahnya hingga berdesak-desakan.

Padahal P2KD sudah membagi bilik sebanyak jumlah dusun di desa tersebun.

Sehingga pintu masuk TPS jumlahnya juga menyesuaikan, yakni sembilan pintu.

Ratusan Sajam Disita Polisi Saat Pilkades Serentak 2019 di Sampang, Mayoritas Warga Bawa Celurit

Tim Satgas Anti Judi Polres Sampang Dibentuk, Siap Bekuk Pelaku Praktik Judi Pilkades Serentak 2019

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved