Berita Surabaya

Banyak Hamil Duluan dan UU Perkawinan Direvisi, Permohonan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama Naik

UU Perkawinan Direvisi, Permohonan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama Surabaya Naik Tajam: Hamil Duluan Mendominasi.

Banyak Hamil Duluan dan UU Perkawinan Direvisi, Permohonan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama Naik
TRIBUNJATIM
Ilustrasi - Banyak yang Hamil Duluan dan UU Perkawinan Direvisi, Permohonan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama Surabaya Naik Tajam. 

UU Perkawinan Direvisi, Permohonan Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama Surabaya Naik Tajam: Kasus Hamil Duluan Mendominasi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Permohonan dispensasi nikah di pengadilan agama meningkat tajam. Ini seperti terlihat di Pengadilan Agama Surabaya.

Terhitung selama bulan November berjalan ini saja, Pengadilan Agama Surabaya sudah terima 35 permohonan dispensasi nikah.

Jumlah tersebut meningkat 70 persen dibandingkan bulan Oktober dimana permohonan dispensasi nikah hanya 27 permohonan saja. 

Humas Pengadilan Agama Surabaya Agus Suntono mengatakan, peningkatan permohonan pernikahan dini ini setelah adanya revisi Undang-undang / UU Perkawinan Nomor 1/1974 pada pertengahan bulan Oktober 2019. 

Adapun usia minimal calon perempuan pasangan kawin direvisi dari sebelumnya 16 tahun menjadi 19 tahun.

Dengan adanya UU Perkawinan ini, pasangan yang usianya di bawah 19 tahun tidak bisa menikah. 

"Permohonan dispensasi nikah betul-betul banyak, setelah revisi undang-undang / UU Perkawinan.

Yang belum 19 tahun tidak bisa menikah, banyak yang hamil duluan.

Solusinya mengajukan dispensasi ke pengadilan," ujarnya, Senin, (25/11/2019). 

Halaman
1234
Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved