Dosen IAIN Madura Mundur Diprotes PMII

PMII Pamekasan Belum Pasti Cabut Laporan Dosen IAIN Madura soal Kasus Dugaan Pengerusakan Logo

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Pamekasan belum memutuskan untuk mencabut laporan soal dosen Eko Ariwidodo ke polisi.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana saat ratusan massa aktivis PMII dari Pengurus Komisariat IAIN Madura saat menggeruduk Kampus IAIN Madura, Senin (18/11/2019) 

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pamekasan belum memutuskan untuk mencabut laporan soal dosen Eko Ariwidodo ke polisi

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan, belum bisa memastikan mengenai laporan yang dilayangkan mereka ke Polres Pamekasan akan dicabut atau tidak.

PMII Pamekasan sebelumnya membuat laporan dugaan tindak pidana perusakan lambang organisasi yang dilakukan oleh dosen Filsafat IAIN Madura, Eko Ariwidodo.

Ketua Umum PMII Pamekasan, Lian Fawahan mengaku, masih akan merapatkan di internal organisasinya terlebih dahulu untuk membicarakan perihal pencabutan tersebut.

BREAKING NEWS - Dosen IAIN Madura Mengundurkan Diri, Jawab Tuntutan Protes Aktivis PMII

Awal Kasus Dosen IAIN Madura Diprotes Aktivis PMII, Diduga Lakukan Pelecehan hingga Tuntutan Mundur

Rektor IAIN Madura Upayakan Pencabutan Laporan Dugaan Pengerusakan Logo PMII terhadap Eko Ariwidodo

"Tapi kita usahakan untuk segera selesai," katanya saat dimintai keterangan oleh TribunMadura.com melalui via telepon, Selasa (26/11/2019).

Lian Fawahan berharap, tidak ada pihak yang saling menyalahkan dan mencari satu sama lain terkait pemberitaan tersebut.

Sebaliknya, ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan bisa menerima keputusan dari dua belah pihak yang menginginkan berdamai.

"Kalau internal Pengurus PMII semua legowo, begitu juga dengan alumni PMII dan struktural PMII sudah legowo semua jika dalam permasalahan ini kami berdamai, dan persoalan ini sudah selesai," pungkasnya.

Dosen IAIN Madura Eko Ariwidodo Mengundurkan Diri setelah Sempat Bersitegang dengan Aktivis PMII

Sempat Bersitegang, Aktivis PMII Komisariat IAIN Madura dan Dosen Eko Ariwidodo Sepakat Damai

Awal Kasus Terjadi

Sebelumnya, ratusan aktivis PMII Komisariat IAIN Madura meminta Eko Ariwidodo untuk mundur dari jabatannya itu.

Kasus protes aktivis PMII Komisariat IAIN Madura kepada Eko Ariwidodo bermula pada pertengahan bulan November 2019 lalu.

Ratusan aktivis dan PMII Komisariat IAIN Madura menggeruduk Kampus IAIN Madura, Senin (18/11/2019).

Aksi aktivis PMII tersebut dipicu tindakan yang dilakukan oleh Eko Ariwidodo, oknum dosen IAIN Madura yang diduga telah melecehkan ideologi dan simbol organisasi PMII.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved