Berita Sampang

Polisi Mengamankan 6 Warga Selipkan Celurit di Pinggang Saat Pilkades di Sampang, Tertutup Sarung

Dalam pengaman Pilkades yang tergelar beberapa hari yang lalu, Polres Sampang amankan sebanyak 200 Sajam di Desa Bira Barat Kecamatan Ketapang

Polisi Mengamankan 6 Warga Selipkan Celurit di Pinggang Saat Pilkades di Sampang, Tertutup Sarung
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Enam tersangka membawa Sajam saat Pilkades serentak 2019, diinterogasi oleh Kapolres Sampang di halaman Mapolres Sampang, Selasa (26/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kepolisian Resort Sampang amankan enam warga yang diketahui membawa Senjata Tajam (Sajam) saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019.

Dalam pengaman Pilkades yang tergelar beberapa hari yang lalu, Polres Sampang amankan sebanyak 200 Sajam di Desa Bira Barat Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang.

Sehingga dari pengamanan ratusan sajam tersebut, didapatkan sejumlah warga diantaranya, Muzaidi bin Mattarib, Abd. Rofik, Mat Sife bin Mar'eb, Ruji bin Nordimin, Jumar bin Behra'i, dan Kabih bin Nurpa'i.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang mengatakan, selama kegiatan pilkades pihaknya mengamankan enam orang tersangka yang diketahui membawa Sajam.

Diketahui saat penggeledahan sajam tersebut melekat langsung ditubuh tersangka.

"Adapun tersangka lainnya, tapi kami mohon waktu, karena masih dilakukan pendalaman oleh tim penyidik," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selas (26/11/2019).

Dijelaskannya, pada saat pengeledahan Sajam terdiri dari celurit dan pisau tersebut diselipkan di celana serta sarung yang diletakkan di pinggang sehingga sulit terlihat.

“Saat pengeledahan kami harus periksa pinggang warga satu persatu dengan mengangkat bajunya,” jelas Didit Bambang Wibowo.

Ia menambahkan, bahwa dalam Pilkades boleh saja beda pilihan tapi tujuannya sama satu yaitu, membawa Sampang agar aman.

Sehingga pihaknya berharap agar di momen Pilkades selanjutnya warga tidak lagi membawa Sajam, karena sajam merupakan alat untuk melakukan intimidasi terhadap siapapun.

“Mari kita sama-sama membawa Sampang lebih baik lagi agar terhindar dari imeg wilayah yang terkenal kriminalnya,” pungkasnya.

Remaja Sedang Buang Air Kecil di Dekat Irigasi, Kaget Melihat Sosok Tergeletak di Parit Tanpa Celana

Pidato Nadiem Makarim Viral, Pengamat Sebut Bahasan Pendidikan yang Tak Disukai Kini Berubah

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved