Ulama Madura Protes Sukmawati

BREAKING NEWS - Massa di Bangkalan Gelar Demo Besar-Besaran, Tuntut Sukmawati Soekarnoputri Dihukum

Ribuan massa mengatasnamakan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Bangkalan mendesak Sukmawati Soekarnoputri dihukum.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Ribuan massa FUIB Bangkalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Bangkalan, Jalan Soekarno Hatta, Rabu (27/11/2019). 

Ribuan massa mengatasnamakan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Bangkalan mendesak Sukmawati Soekarnoputri dihukum

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Ribuan massa mengatasnamakan Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Kabupaten Bangkalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Bangkalan, Jalan Soekarno Hatta, Rabu (27/11/2019).

Aksi massa FUIB itu pratis melumpuhkan jalur kawasan tertib lalu lintas di Kabupaten Bangkalan tersebut

Massa menyatakan dukungan terhadap polisi melalui beragam poster.

Pintu Rumah Sopir Terkunci, Teman Merasa Aneh, Saat Ngintip dari Jendela Hal Mengejutkan Terlihat

Daftar Nama Penumpang Bus Kramat Djati Kecelakaan di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto ( Tol Sumo )

BREAKING NEWS - Bus Kramat Djati Kecelakaan di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, Ada Korban Tewas

'Ayo dukung Polri tangkap, adili, dan penjarakan Sukmawati Soekarno Putri',

'Jangan matikan keadilan. Hukum negara bukan hukum paku tajam ke bawah tumpul ke atas', tulis poster itu.

Hingga pesan tegas melalui Bahasa Madura, 'Madura keras boss. Melecehkan nabi, carok...!!!Agemah bedeh yattas bun embunan (agama adalah segalanya, di atas ubun-ubun).

Korlap aksi meneriakkan, umat Islam di Indonesia bersatu.

Namun, kenapa keadilan dalam kasus Sukmawati Soekarnoputri sulit ditegakkan.

"Mohon maaf kepada para pengguna jalan. Kami datang karena cinta kepada Nabi Muhammad SAW,"  teriaknya dari atas pikaldp dilengkapi pengeraa suara.

"Jangan salahkan, kami kembali dengan massa lebih besar jika tuntutan tak dipenuhi," sambung dia.

Korlap Aksi di Pamekasan Sebut Dua Pernyataan Sukmawati Bikin Gerakan Umat Islam Pamekasan Geram

Ulama Madura Tuntut Sukmawati Soekarnoputri Dihukum, DPRD Pamekasan Nyatakan Siap Berjuang Bersama

Ribuan massa FUIB Bangkalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Bangkalan, Jalan Soekarno Hatta, Rabu (27/11/2019).
Ribuan massa FUIB Bangkalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Bangkalan, Jalan Soekarno Hatta, Rabu (27/11/2019). (TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL)

Seperti diketahui, ucapan Sukmawati Soekarnoputri dalam suatu acara menjadi polemik lantaran videonya beredar di media sosial.

Sukmawati Soekarnoputri mempertanyakan peran Nabi Muhammad SAW dan Soekarno pada Abad 20.

Wakil Ketua FUIB, Habib Muhammad al Bahar mengukapkan mengungkapkan, pihaknya mendesak polisi memproses dengan cepat.

"Jangan berlarut-larut. Pasalnya sudah jelas, yakni Pasal 165 A tentang penistaan agama," ungkapnya.

Ia menambahkan, menghina Nabi Muhammad SAW dalam hukum Islam adalah pancung.

Namun, lanjutnya, karena di Indonesia adalah negara hukum maka dirinya bersama massa tunduk terhadap hukum yang berlaku.

"Tapi ya harus diterapkan karena kasus ini jelas. Pasalnya sudah jelas," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Viral Sukmawati Soekarnoputri Bandingkan Nabi Muhammad SAW dan Soerkarno, PWNU Jatim Tanggapi Begini

Bandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno, Lima Laporan Dilayangkan, Sukmawati Diprotes Ulama Madura

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved