Breaking News:

Berita Pamekasan

Ratusan Perusahaan di Pamekasan Terindikasi Menggaji Karyawan di Bawah UMK, Wabup Berikan Imbauan

Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e mengimbau kepada seluruh perusahaan yang berdiri di wilayah Kabupaten Pamekasan agar menggaji karyawannya sesuai UMK

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Wakil Bupati Pamekasan, Rajae 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ratusan perusahaan di Kabupaten Pamekasan, Madura, terindikasi tidak menggaji karyawannya sesuai dengan Upah Minimim Kabupaten (UMK) tahun 2019.

Menyikapi persoalan tersebut Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e mengimbau kepada seluruh perusahaan yang berdiri di wilayah Kabupaten Pamekasan agar menggaji karyawannya sesuai UMK yang sudah dipatok oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

"Kita berusaha dan berseru agar seluruh perusahaan yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan harus disesuaikan dengan UMK yang sudah dipatok oleh Pemerintah Jatim," katanya kepada TribunMadura.com, Rabu (27/11/2019).

Selain itu Raja'e mengutarakan, terkait besaran nominal UMK Kabupaten Pamekasan tahun 2020 yang sudah disahkan oleh Pemprov Jatim senilai Rp 1.913.321,73 tersebut akan menjadi suatu dorongan dan anjuran bagi Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk mentaati aturan itu.

"Keinginan kita akan memberlakukan sesuai prosedur dan kita menginginkan beberapa perusahaan yang ada dilingkungan kabupaten Pamekasan juga melanjutkan kebijakan pemerintah Provinsi Jawa Timur," pintanya.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pamekasan, Arief Handayani mengatakan, ada sekitar 300 lebih perusahaan di wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura yang terindikasi tidak membayar karyawannya sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2019.

Perkiraan UMK 2020 di Madura
Perkiraan UMK 2020 di Madura (healthecareers.com)

Pria Mengaku Tak Makan dan Minum Selama 70 Tahun, Dokter Temukan Hal Mengejutkan saat Menelitinya

Daftar Nama Penumpang Bus Kramat Djati Kecelakaan di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto ( Tol Sumo )

Menteri Desa & PTT Gus Halim Pakai Salam Lintas Agama: Saya Tak Punya Kartu MUI Tapi Punya Kartu NU

Ia mengungkapkan dari sekitar 300 lebih perusahaan tersebut tidak sampai 100 perusahaan yang membayar karyawannya sesuai UMK 2019.

"Di Pamekasan ini yang membayar karyawannya sesusai UMK ada sekitar 80 perusahaan saja," katanya.

Tidak hanya itu, Arief Handayani menyebut bagi perusahaan di Pamekasan yang tidak membayar karyawannya sesuai dengan UMK akan diberikan sanksi tegas yakni perusahaan tersebut harus ditutup.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved